Breaking News:

Kriminalitas Kalteng

Pakai Akun Palsu Menggaet dan Memoroti Uang Cowok, Cewek 20 Tahun Ini Dilaporkan ke Polda Kalteng

Cewek 20 tahun bernama Lisna ini dilaporkan ke Polda Kalteng telah menggunakan akun palsu milik orang lain untuk mengaet cowok dan memoroti uangnya

Penulis: Fathurahman | Editor: Hari Widodo
Polda Kalteng untuk Bpost
Pakai akun palsu untuk menggaet dan Memoroti uang cowok kenalan di media sosial facebook,  Lisna berurusan dengan polisi, Rabu (30/6/2021). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Seorang  Cewek  20 tahun yang berdomisili di Desa Tumbang Miri Kecamatan Kahayan Hulu Utara Kabupaten Gunungmas,  Kalimantan Tengah (Kalteng), terpaksa berurusan dengan polisi.

Cewek 20 tahun bernama Lisna ini dilaporkan telah menggunakan akun palsu milik orang lain untuk mengaet cowok dan memoroti uangnya.

Dalam aksinya, Ia menggunakan akun facebook milik Elisa seorang mahasiswi di Palangkaraya, Kalteng

Akibat perbuatnnya itulah, Elisa tidak terima dan melaporkan Lisna ke Polda Kalteng.

Baca juga: Akun Palsu Bank-bank Besar Marak di Twitter dan Incar Nasabah Lengah, Kenali Ciri-ciri Berikut Ini

Baca juga: Jadi Saksi Sidang Dugaan Penipuan Terdakwa H Ansharuddin, Mantan Wabup Balangan Ungkap Utang Piutang

Baca juga: VIRAL di Medsos Penipuan Restoran Abal-abal di Grabfood dan GoFood, Manajemen Grab Bereaksi

Kabid Humas Polda Kalteng, Kombes Pol K. Eko Saputro, Rabu (30/6/2021) mengungkapkan, ditangkapnya Lisna berawal dari adanya laporan korban bernama Elisa (20) seorang mahasiswi di Palangkaraya kepada Tim Virtual Police.

Elisa tidak terima akun facebooknya di palsukan. Dengan menggunakan foto profile dirinya pula, pelaku  menjalin kasih dengan seorang cowok di facebook.

"Dia juga memakai akun palsu tersebut untuk meminta sejumlah uang kepada cowok tersebut,"  Kabidhumas Polda Kalteng ini.

Dikatakan Eko, mendapat laporan tersebut, kemudian Tim Virtual Police, melakukan profiling atau pencarian terhadap akun palsu tersebut dan akhirnya menemukan Lisna sebagai pembuat akun palsu dan yang  mengendalikannya menggunakan foto orang lain.

"Pelaku ada di wilayah hukum Polres Gunungmas, kami berkoordinasi agar perkara ini bisa diselesaikan dengan jalan mediasi," jelasnya.

Dijelaskan Eko, korban dan pelaku bisa dimediasi. Pelaku mengakui kesalahanya dan meminta maaf kepada korban.

Selanjutnya Tim Virtual Police melakukan pembinaan kepada pelaku melalui daring agar pelaku tidak mengulangi lagi perbuatannya dan harus bijak bermedia sosial.

Baca juga: VIDEO  WNA Berpaspor Ghana Dibekuk Polisi Polda Kalsel, Terlibat Penipuan Penjualan Barang Impor

Kabid Humas Polda Kalteng, melalui Tim Virtual Police Bidang Humas Polda Kalteng, dalam melakukan pembinaan kepada warganet  terus mengimbau bagi pengguna media sosial agar  bijaksana dalam bermedia sosial.

"Kami melakukan pembinaan kepada pelaku melalui media daring oleh tim virtual police," ujarnya. (banjarmasinpost.co.id / faturahman)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved