Breaking News:

Berita Tanahlaut

Pastikan Pembangunan di Tala Ramah Lingkungan, Bupati Ajukan RPPLH ke DPRD

Sukamta telah menyampaikan raperda tentang Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (RPPLH) ke DPRD Tala

Penulis: Idda Royani | Editor: Hari Widodo
Diskominfo Tanahlaut untuk BPost
LINGKUNGAN - Bupati Tala HM Sukamta menyampaikan Raperda RPPLH pada rapat paripurna di gedung DPRD Tala, Rabu (23/6/2021).   

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Pembangunan yang ramah lingkungan menjadi tuntutan penting pada era kekinian. Apalagi di tengah kian meningkatnya efek rumah kaca dan menyusutnya kantong oksigen.

Hal itu menjadi perhatian khusus Pemerintah Kabupaten Tanahlaut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel). Kalangan warga pun berharap pembangunan yang dilaksanakan pemerintah dilaksanakan melalui pendekatan lingkungan.

"Ya misalnya tiap pihak atau orang yang melaksanakan pekerjaan fisik diwajibkan menanam pohon penghijauan di sekitarnya," cetus Hamsin, warga Pelaihari, Rabu (30/6/2021).

Jika hal tersebut dapat diterapkan ia meyakini kondisi lingkungan akan kian hijau dan ekosistem menjadi terjaga. Keberadaan tegakan pepohonan juga sangat penting guna mencegah erosi dan tanah longsor.

Baca juga: Dukung Pengembangan Wisata Ramah Lingkungan, PLN Gelar Pelatihan Memasak Gunakan Kompor Induksi

Baca juga: Bank Kalsel Luncurkan Program Kampanye Ramah Lingkungan Menuju Banua Lestari

Bupati Tala HM Sukamta mengatakan pemerintahannya berkomitmen memproyeksikan Tala  menjadi daerah yang mampu mengelola sumber daya alam dan lingkungan secara efisien.

Perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup, sebutnya, harus terus dikembangkan dalam suatu sistem terpadu yang terencana baik. Tentu mesti dilaksanakan secara taat azas dan konsekuen dari pemerintah pusat hingga ke daerah.

Dikatakannya, sumber daya alam yang tersedia di Tanahlaut beraneka ragam. Tapi, tidak semuanya tersedia dan menjadi sandaran perkembangan dan kehidupan di daerah ini.

Tuntutan pertumbuhan juga mendorong akselerasi pembangunan yang membutuhkan sumber daya alam dan menghasilkan dampak lingkungan serta mengandung risiko pencemaran dan kerusakan lingkungan.

Guna mewujudkan hal tersebut, Rabu kemarin Sukamta telah menyampaikan rancangan peraturan daerah (raperda) tentang Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (RPPLH). Rancangan regulasi ini telah disampaikan di DPRD.

“Dalam konteks internal lingkungan hidup, RPPLH sebagai wadah dan acuan dalam penerapan instrumen pencegahan pencemaran dan kerusakan lingkungan hidup,” kata Sukamta.

Baca juga: Alat Tangkap Ikan Ramah Lingkungan Mengalir ke Nelayan Batakan Tala, Dua Jenis ini yang Disalurkan

Ia menyebut RPPLH merupakan perencanaan tertulis yang memuat potensi dan masalah lingkungan hidup, serta upaya perlindungan dan pengelolaannya dalam kurun waktu tertentu.

Undang-undang nomor 11 tahun 2020 Tentang Cipta Kerja mengatur keberadaan RPPLH sebagai dasar penyusunan rencana pembangunan jangka panjang (RPJP) dan rencana jangka menengah (RPJM) menjadi acuan kebijakan pemanfaatan sumber daya alam dari skala nasional, provinsi hingga kabupaten. 

(banjarmasinpost.co.id/idda royani)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved