Breaking News:

Kalsel Bergerak

Tingkatkan Pelayanan Perizinan, Dinas PMPTSP Kalsel Gelar Forum Konsultasi Publik

Dinas PMPTSP Provinsi Kalsel menggelar pertemuan dengan pihak terkait untuk mendapat masukan dalam upaya peningkatan pelayanan mengurus perizinan.

Penulis: Milna Sari | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/MILNA SARI
Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Kalimantan Selatan menggelar forum konsultasi publik di Kota Banjarbaru, Rabu (30/6/2021). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Kalimantan Selatan menggelar forum konsultasi publik.

Tema yang diankat, Peran Serta Masyarakat atau Pelaku Usaha Dalam Rangka Peningkatan Pelayanan Perizinan  dan Non Perizinan, bertempat di aula DPMPTSP Kalsel di Kota Banjarbaru, Rabu (30/6/2021).

Dalam forum ini, menghadirkan stakeholder DPMPTSP Kalsel mulai dari SKPD di lingkungan Pemprov Kalsel, Bakeuda, Dinas Perhubungan, Disbunnak dan SKPD lain.

Selain itu juga, hadir perwakilan LSM, media, pelaku usaha dan perusahaan, hingga perwakilan dari pusat.

Menurut Kepala DPMPTSP Kalsel, Nafarin, forum konsultasi publik digelar untuk memberikan kesempatan bagi stakeholder untuk menyampaikan masukan dan kritik terhadap pelayanan DPMPTSP Kalsel selama ini.

"Masukan dan kritik yang kami terima akan kami tindaklanjuti untuk perbaikan pelayanan," terangnya.

Berdasarkan hasil konsultasi publik terangnya, pihaknya perlu melakukan peningkatan inovasi perizinan, percepatan pelayanan perizinan, sistem kebijakan pelayanan serta adanya keseragaman pelayanan perizinan antara kabupaten satu dengan yang lain.

Hasil dari konsultasi ini, jelasnya, akan menghasilkan rumusan dan rekomendasi untuk peningkatan SDM dan pelayanan.

"Selama ini kami sudah ada beberapa pelayanan berbasis digital atau online. Juga sudah ada yang terhubung ke android. Tapi mendengar masukan dari stakeholder, tentunya inovasi untuk percepatan pelayanan perizinan akan terus kami tingkatkan," tambahnya.

Bahkan kini, ujar Nafarin, pihaknya tengah merumuskan agar nantinya masyarakat yang mengurus perizinan bisa mencetak izin sendiri.

"Rencana saya, nanti pemohon perizinan bisa mencetak izin sendiri. Cukup dengan modal printer, jadi sistemnya secara online dan mengurangi pelayanan tatap muka," pungkasnya. (AOL/*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved