Breaking News:

Berita Kalteng

Cari Peluang Kerja, 64 Orang Ikuti Pelatihan di BLK Kabupaten Kapuas

Balai Latihan Kerja Kabupaten Kapuas membuka pelatihan meliputi kejuruan menjahit, pembuatan desain grafis, otomotif, pembuatan roti dan kue.

Penulis: Fadly Setia Rahman | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/FADLY SETIA RAHMAN
Pembukaan pelatihan di Aula UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, Kamis (1/7/2021). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KUALAKAPUAS - Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah, melaksanakan pelatihan bagi warganya.

Pembukaan pelatihan dilaksanakan di UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) Kapuas, Kamis (1/7/2021), oleh Kepala Disnaker Kabupaten Kapuas, Raison.

Jenis pelatihan yang dilakukan meliputi kejuruan menjahit, pembuatan desain grafis, otomotif, pembuatan roti dan kue.

Dengan total seluruh peserta pelatihan di BLK Kapuas ini sebanyak 64 orang yang di gelar selama satu bulan.

Baca juga: Ratusan Atlet di Kabupaten Kapuas Ikuti Vaksinasi Covid-19 Dosis Pertama

Baca juga: Sejumlah Tempat Wisata Dibuka untuk Pemulihan Perekonomian Kalteng

Raison menjelaskan bahwa upaya-upaya yang dilakukan Disnaker Kapuas dan pemkab untuk menambah keterampilan SDM, di antaranya dengan melakukan pelatihan berbasis kompetensi.

"Hal ini merupakan kegiatan yang mempunyai tujuan untuk menciptakan Tenaga Kerja Mandiri," katanya

Harapannya juga mampu meningkatkan kualitas diri dan mampu menembus peluang usaha, sehingga tenaga kerja tidak saja hanya berharap pada perusahaan atau lembaga-lembaga usaha lainnya.

"Patut disyukuri dalam tahun anggaran 2021 UPTD BLK Kapuas mendapatkan 7 paket pelatihan dari Kementerian Ketenagakerjaan Direktorat Jenderal Pembinaan Pelatihan dan Produktivitas," ujarnya.

Baca juga: Aktifkan Posko PPKM Mikro di Kapuas, Bupati Berharap Tekan Penyebaran Covid-19

Baca juga: Dewan Dukung Pengetatan Pintu Masuk Cegah Covid-19 Varian Delta Masuk Kalteng

Dimana tiga paket sudah dilakukan pada awal tahun 2021. "Dan saat ini melanjutkan sisa pelatihan sebanyak 4 paket, ungkapnya.

Dirinya juga berharap agar peserta dapat meningkatkan lagi keterampilan yang dimiliki guna semakin lebih mahir lagi karena pelatihan ini hanya bersifat dasar.

"Dengan ilmu, pengetahuan dan keterampilan yang didapat selama pelatihan diharapkan  mampu memotivasi seluruh peserta sekalian dalam usaha peningkatan kesejahteran baik untuk diri sendiri, keluarga maupun masyarakat sekitarnya," pungkas Raison.

(Banjarmasinpost.co.id/Fadly SR)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved