Berita Banjarbaru

VIDEO Diduga Sakit Jantung, Penjual Sayur Ini Ditemukan Meninggal di Teras Rumah Warga

Diduga mengalami serangan jantung, seorang pedagang sayur asal Desa Panggalaman Kabupaten Banjar ditemukan tewas di teras rumah warga

Penulis: Siti Bulkis | Editor: Hari Widodo

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU -  Jasad seorang penjual sayur di temukan tergeletak di teras samping rumah warga di Jalan Sidomulyo Selatan, Gang Keluarga Rt 4, Rw 9, Landasan Ulin Timur, Landasan Ulin, Banjarbaru, Kalimantan Selatan adalah jasad penjual sayur, Kamis (1/7/2021).

Berdasarkan informasi Banjarmasinpost.co.id di peroleh dari keterangan Kanit Reskrim Polsek Banjarbaru Barat, Akp Slamet Raharjo, SH, MH. Pertama kali pihaknya mendapatkan informasi dari Aplikasi Cangkal yang di laporkan oleh warga bahwa ada ditemukan sesosok jasad pria di teras samping rumah warga.

"Dan setelah di datangi ke lokasi memang benar ada jasad pria yang masih tergelatak di tempat tersebut," kata Kanit Reskrim Polsek Banjarbaru Barat, Akp Slamet Raharjo, SH, MH.

Diungkapkan Slamet, Identitas korban bernama M Royani (41), warga Desa Penggalaman, Rt 002, Martapura Barat, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan.

"Dan Almarhum dikenal sebagai penjual sayur di daerah Sidomulyo, Gang Keluarga, Landasan Ulin, Banjarbaru," tambahnya. Masih berdasarkan keterangan Slamet, korban ditemukan meninggal dunia di teras samping rumah teman sekaligus pelanggan korban yaitu Astugi (70).

"Korban datang ke rumah Astugi pada Rabu (30/6/2021) sekitar pukul 22.00 wita. Saat itu korban masih sempat bersantai di rumah saksi, kemudian sekitar pukul 03.00 wita, korban sempat mengeluh dadanya sakit," bebernya.

Kemudian, anak korban Ahmad Zaini mengambilkan obat. Dan masih menurut keterangan anak Almarhum korban tadih malam tidak bisa tidur.

Korban, menurutnya, diketahui memiliki riwayat penyakit jantung yang mana ditemukan Obat Ultracap Vitamin Suplemen makanan, Fargoxin 0.25,Digoxin 0.25mg, Polofar plus, Dexamethasone 0.5mg, Molacort 0.75, Dexamethasone 0.75mg, Gralixa, Furosemide 40mg, Faridex, Dexamethasone 0.5mg, Opistan 500ml, Mefenamic acid 500mg, Allofar, Allopurinol 100mg, Super tetra, Tetracycline 250mg, Tidifar, Cimitidine 100mg, Zelona, Diclonefac sodium 50mg, Nopril 10mg, Lisinopril 10mg, Meloxicam, Meloxicam 15mg dan Piroxicam, Piroxicam 7.5mg.

"Dari hasil identifikasi Inafis Polres Banjarbaru, tidak ada ditemukan tanda-tanda kekerasan dan diduga korban meninggal dunia karena penyakit jantungnya,"tuturnya. Dan korban dibawa ke Rs Idaman Polres Banjarbaru oleh rekan relawan Landu. (Banjarmasinpost.co.id/Siti Bulkis)

  • Berita Terkait :#Berita Banjarbaru
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved