Breaking News:

Kampusiana

Ikut Program Kampus Mengajar di Kapuas, Begini Kesan Mahasiswi Universitas Ahmad Dahlan Jogyakarta

Nina Fadia Hayya, mahasiswi Universitas Ahmad Dahlan yang mengajar anak-anak di SDN 5 Selat Hulu Kapuas saat program kampus mengajar di Kapuas

Penulis: Fadly Setia Rahman | Editor: Hari Widodo
Istimewa
Nina Fadia Hayya, mahasiswi Pendidikan Biologi, Universitas Ahmad Dahlan saat mengajar di SDN 5 Selat Hulu Kapuas dalam program kampus mengajar. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KUALAKAPUAS - Banyak kesan dirasakan mahasiswa yang ikut dalam Program Kampus mengajar angkatan pertama di Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah.

Dimana program itu diikuti sebanyak 22 mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi negeri/swasta di Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan maupun Jawa Tengah dan Yogyakarta.

Program Kampus Mengajar angkatan pertama di Kabupaten Kapuas pun telah berakhir akhir bulan tadi.

Nina Fadia Hayya, mahasiswi Pendidikan Biologi, Universitas Ahmad Dahlan yang mengajar anak-anak di SDN 5 Selat Hulu Kapuas saat program kampus mengajar menyampaikan kesannya.

Baca juga: Program Kampus Mengajar Angkatan Pertama di Kapuas Kalteng Berakhir

Baca juga: Penandatanganan Berita Acara IDM, Sekda Kapuas : Sudah Tidak Ada Lagi Desa Sangat Tertinggal

"Banyak pengalaman yang didapatkan selama tiga bulan, terhitung Maret sampai akhir Juni, diantaranya mengetahui cara mengajar yang baik, belajar bagaimana menyikapi berbagai macam karakteristik peserta didik, belajar cara berkomunikasi dan bersosialisasi terhadap lingkungan sekitar," ungkap Nina, Jumat (2/7/2021)

Dari program ini, lanjutnya, membuat para mahasiswa lebih mengenal kondisi lingkungan disekitarnya, pelajaran yang didapatkan sangatlah berharga dan tidak akan terlupakan.

"Karena telah diberikan kesempatan untuk hadir di tengah-tengah anak-anak tersebut. Senyum ceria dalam kesederhanaan anak-anak membuat hati terenyuh agar dapat mensyukuri hidup, dan tetap bersemangat untuk menimba ilmu," ujarnya.

Program Kampus Mengajar menurutnya sangat berguna karena banyak pengalaman yang didapatkan ketika langsung terjun di lapangan yang tidak diperoleh di bangku perkuliahan.

"Selama kegiatan banyak sharing yang dilakukan antara mahasiswa dan pendidik," tambahnya.

Untuk itu program ini patut untuk diteruskan pada tahun-tahun yang akan datang dengan harapan program ini juga dapat memberikan kuota yang lebih besar bagi mahasiswa untuk mencari pengalaman dan berkontribusi aktif dalam peningkatan proses belajar mengajar di sekolah.

Baca juga: Kepala BKPSDM Kapuas : Pemutakhiran Data Mandiri ASN 2021 Wajib Dilakukan Secara Elektronik

"Serta dapat memotivasi semua orang dari berbagai pihak untuk memajukan mutu pendidikan Indonesia. Selain itu juga, mahasiswa yang mengikuti program ini dapat memberikan pengaruh positif terhadap Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di dalam kelas," paparnya.

Dengan kedatangan mahasiswa, diharapkan banyak inovasi dan ide-ide baru yang dapat diterapkan sebagai suatu "penyegaran". "Khususnya di tempat saya mengajar, di SDN 5 Selat Hulu," pungkasnya.

(Banjarmasinpost.co.id/Fadly SR)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved