Breaking News:

Kampusiana

Kongres BEM SeKA ke X di Balikpapan, 24 Perguruan Tinggi di Kalselteng Walk Out dari Forum

24 Perguruan Tinggi di Kalselteng Walk Out (WO) dari Kongres BEM SEKA ke X, yang dilaksanakan di Balikpapan, Kalimantan Timur

Penulis: Muhammad Rahmadi | Editor: Hari Widodo
BEM SEKA untuk BPost
BEM se Kalsel saat menyatakan sikap WO pada Kongres BEM SEKA di Balikpapan, Kalimantan Timur yang berlangsung 26 Juni hingga 3 Juli 2021. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Sejumlah alasan mengemuka sehingga 24 Perguruan Tinggi di Kalselteng Walk Out (WO) dari Kongres BEM SEKA ke X, yang dilaksanakan di Balikpapan, Kalimantan Timur, dari tanggal 26 Juni hingga 3 Juli 2021.

Aksi WO mereka lakukan lantaran Kongres ke X itu di ambil alih penyelenggaraannya oleh BEM se-Balikpapan (BEM SEBA).

Seharusnya sesuai amanah Kongres ke IX yang dilaksanakan di Sangatta Kalimantan Timur, Sekolah Tinggi Teknologi Minyak dan Gas Bumi (STT Migas) Balikpapan yang menjadi penyelenggara.

BEM Se-Kalsel menilai bahwa keputusan tersebut telah menceridai esensi, dan nilai dari forum mahasiswa se Kalimantan. 

Baca juga: BEM se-Kalsel Kecam Sikap Represif Aparat dalam Aksi Unjuk Rasa Save KPK di Banjarmasin

Baca juga: Aksi Mahasiswa BEM SEKA Save KPK, Kapolresta Banjarmasin Sampaikan Imbauan

Baca juga: Limbah Batubara Dikeluarkan dari Limbah B3, BEM Se Kalsel Sambangi DPRD

Meski registrasi pada Kongres ke X itu digratiskan, namun tetap saja BEM se Kalsel menilai kesiapan penyelanggara terlihat dipaksakan dan prematur.

"Ini tentunya bertolak belakang dengan keputusan Kongres BEM SEKA yang ke IX di Sangatta, Kalimantan Timur," kata Cahyono Ony Varandi, Wapres BEM ULM, Minggu (4/7/2021).

Kongres ke X yang membahas tata tertib turunan dari gelaran Kongres ke VIII di Tarakan, Kalimantan Utara beberapa waktu lalu, juga menjadi alasan lain BEM se Kalsel WO.

"Padahal, harusnya tata tertib persidangan yang dibahas pada Kongres tahun ini, merupakan hasil turunan dari Kongres ke-IX di Sangatta, Kalimantan Timur," jelasnya.

BEM se Kalsel berpandangan bahwa kesalahan tersebut, telah mencederai nilai-nilai perbaikan yang berkelanjutan (Suistanable).

"Hal tersebut tentunya adalah sebuah kesalahan yang seharusnya tidak perlu terjadi dalam forum sebesar Kongres BEM Se-Kalimantan," tambah Rizki Nugroho F Wapres BEM Uniska.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved