Olimpiade Tokyo 2021

Siap Berlaga di Olimpiade Tokyo 2021, Tai Tzu Ying Yakin Meraih Medali Emas

Tai Tzu Ying merasa yakin dengan peluangnya meraih medali emas pada Olimpiade Tokyo 2021.

Editor: M.Risman Noor
BWFSUPERSERIESFINALS.COM
Tunggal putri Taiwan, Tai Tzu Ying saat menghadapi Chen Yufei pada babak penyihan I turnamen BWF World Superseries Finals 2017, Rabu (13/12/2017). 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Mematok medali emas. Hal ini yang ditargetkan pebulu tangkis tunggal putri nomor satu dunia asal Taiwan, Tai Tzu Ying.

Dirinya merasa yakin dengan peluangnya meraih medali emas pada Olimpiade Tokyo 2021.

Dalam wawancara dengan BWF untuk program Badminton Unlimited, Tai Tzu Ying berharap performanya pada Olimpiade kali ini bisa lebih baik ketimbang dua kesempatan sebelumnya.

Pada Olimpiade London 2012, kiprah Tai hanya sampai babak 16 besar.

Baca juga: Olimpiade 2021 di Tokyo, Legenda Sepakbola Brazil Zico Turut Serta Dalam Momen Penting

Baca juga: Daftar Pemain Argentina untuk Olimpiade Tokyo 2021, Tanpa Lionel Messi dan Sergio Aguero

Langkah Tai dihentikan oleh pemain andalan China pada saat itu, Li Xuerui, dengan skor 16-21, 21-23.

, saat menjalani laga melawan Tai Tzu Ying (Taiwan) pada perempat final Indonesia Terbuka 2017 di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta.
, saat menjalani laga melawan Tai Tzu Ying (Taiwan) pada perempat final Indonesia Terbuka 2017 di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta. (GOH CHAI HIN/AFP PHOTO)

Li kemudian keluar sebagai peraih medali emas usai memenangi derbi Negeri Tirai Bambu kontra Wang Yihan.

Empat tahun berselang, Tai lagi-lagi hanya bisa sampai babak 16 besar.

Kali ini, Tai tak mampu melangkah jauh karena kalah dari PV Sindhu (India) dengan skor 13-21, 15-21.

"Saat pertama kali bermain pada Olimpiade pertama saya di London, saya sangat muda," ucap Tai yang kini berusia 27 tahun, dikutip dari Badminton Planet.

"Pada Olimpiade kedua, di Rio, saya terlalu memberi beban kepada diri sendiri dan sedang cedera. Itulah kenapa performa saya tidak ideal," kata dia menjelaskan.

Baca juga: Tampil Apik Bersama Denmark di Euro 2020, Damsgaard Jadi Rebutan Liverpool, Spurs & AC Milan

Diansir bolasport.com, dibanding dengan dua pengalaman berlaga pada Olimpiade London 2012 dan Olimpiade Rio 2016, kesiapan Tai tentu kini jauh lebih baik.

Selain telah memiliki jam terbang yang tinggi, Tai juga berstatus pemain nomor satu dunia dan terhitung jarang kalah dalam beberapa tahun terakhir.

Tak cuma itu, absennya sang juara bertahan, Carolina Marin, juga memperbesar kansnya meraih medali emas.

Pebulu tangkis tunggal putri Taiwan, Tai Tzu Ying, mengembalikan kok dari sang lawan, Chen Yufei (China), pada laga babak semifinal turnamen All England Terbuka 2018 di Arena Birmingham, Birmingham, Inggris, Sabtu (17/3/2018).
Pebulu tangkis tunggal putri Taiwan, Tai Tzu Ying, mengembalikan kok dari sang lawan, Chen Yufei (China), pada laga babak semifinal turnamen All England Terbuka 2018 di Arena Birmingham, Birmingham, Inggris, Sabtu (17/3/2018). (PAUL ELLIS/AFP PHOTO)

Namun, sebagai pemain yang sudah banyak makan asam-garam kehidupan, Tai enggan jemawa.

Halaman
12
Sumber: BolaSport.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved