Breaking News:

Berita Kalteng

Tekan Lonjakan Covid-19, Wali Kota Palangkaraya Batasi Jam Operasional Usaha Kuliner

Pemerintah Kota Palangkaraya, membatasi jam buka operasional usaha kuliner yang ada di Kota Palangkaraya, hanya sampai pukil 20.00 WIB

Penulis: Fathurahman | Editor: Hari Widodo
banjarmasinpost.co.id/faturahman
Personil untuk Operasi Yustisi di Pakangkaraya saat apel. Kegiatan operasi yustiss ini terus digencarkan seiringĀ  peningkatan kasus positif Covid-19 Kota Palangkaraya, Senin (5/7/2021). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Pemerintah Kota Palangkaraya, membatasi jam buka operasional usaha kuliner yang ada di Kota Palangkaraya, hanya sampai pukil 20.00 WIB..

Kebijakan ini dilakukan untuk menekan laju penambahan Covid-19 yang menunjukan peningkatan.

Penyebaran Covid-19 Kota Palangkaraya berdasarkan data Satgas Penanganan Covid-19 Kalimantan Tengah masih terus bertambah dan sampai, Senin (5/7/2021) masih paling tinggi dari seluruh kabupaten yang ada di Kalimantan Tengah (Kalteng).

Bersamaan dengan terbitnya surat edaran Gubernur Kalteng soal pengetatan pengawasan Protokol Kesehatan, Wali Kota Palangkaraya, Fairid Naparin, melakukan tindakan yang sama untuk menindaklanjuti ketentuan yang diatur dalam pelaksanaan surat edaran gubernur tersebut.

Baca juga: Pemerintah Terapkan PPKM, 13 Titik Pembatasan Mobilitas Masyarakat di Kalsel Disiapkan

Baca juga: Nekat Ke Jakarta Saat Pembatasan Perjalanan Dinas ke Zona Marah, Ini Alasan BP Perda DPRD Kalsel

Baca juga: Kasus Covid-19 Masih Tinggi, Wali Kota Palangkaraya Mempertimbangkan Belajar Tatap Muka Terbatas

Dalam edaran tersebut, memuat beberapa poin esensial sebagai upaya strategis untuk menekan angka sebaran Covid-19. Selain itu poin pembatasan pada sejumlah sektor juga dipertegas.

“Mengacu edaran itu, Pemko Palangkaraya sigap menerapkan edaran tersebut, sebagai upaya menurunkan angka kasus positif Covid-19,” ujar Wali Kota Palangkaraya, Fairid Naparin, Senin (5/7/2021).

Salah satu yang diterapkan di Kota Palangkaraya, soal pembatasan jam operasional pada sektor usaha.

Begitupun kegiatan sektor esensial seperti pelayanan publik maupun tempat pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat seperti pasar, toko, swalayan,supermarket, diberlakukan dengan pengaturan jam
operasional, kapasitas, dan penerapan protokol kesehatan ketat.

Baca juga: Khawatir Varian Delta Masuk Kalsel, Wakil Rakyat ini Minta Warga Perbatasan Waspada

Baca juga: VIDEO Kapolda Tegaskan Penyekatan Perbatasan Jalur Darat Kalteng Dilakukan Mulai Senin Mendatang

Jam buka warung makan, rumah makan, restoran, kafe, pusat perbelanjaan, mall, pasar dan sebagainya diberlakukan ketentuan makan/minum di tempat maksimal 25 persen dari kapasitas.

"Pembatasan jam operasional sampai dengan pukul 20.00 Wib, layanan pesan antar sesuai jam operasional restoran, dan penerapan protokol kesehatan yang lebih ketat," ujarnya. (banjarmasinpost.co.id / faturahman)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved