Breaking News:

Ekonomi dan Bisnis

Terjadi Kenaikan Nilai Tukar Petani di Kalsel Sebesar 106,71 Point

Data BPS Kalsel, peningkatan nilai tukar petani disebabkan naiknya indeks di kelompok penyusunan Indeks Konsumsi Rumah Tangga terutama transportasi.

Penulis: Nurholis Huda | Editor: Alpri Widianjono
Banjarmasinopost.co.id/Helriansyah
ILUSTRASI - Petani di Desa Sungailimau, Kecamatan Pulaulaut Timur, Kabupaten Kotabaru, Provinsi Kalimantan Selatan, panen padi secara manual. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Nilai Tukar Petani (NTP) Kalimantan Selatan Juni 2021 sebesar 106,71 point. Angka ini menunjukkan petani mengalami kenaikan dalam hal perdagangan.

Kepala BPS Kalsel, Yos Rusdiansyah, dalam rilis awal bulan yang ditayangkan di kanal youtubenya, Senin (5/7/2021), menjelaskan selain terjadi peningkatan nilai tukar petani, juga terjadi kenaikan Indeks Konsumsi Rumah 
Tangga (IKRT) sebesar 0,10 persen. Semula di angka 107,59 menjadi 107,69 di bulan Juni 2021. 

"Hal ini disebabkan oleh naiknya indeks di beberapa kelompok penyusunan IKRT, terutama kelompok Transportasi," kata dia. 

Masih Yos Rusdiansyah, Nilai Tukar Usaha Rumah Tangga Pertanian (NTUP) Kalimantan  Selatan Juni 2021 sebesar 107,99.

Baca juga: Penjual Cincin Akik Asongan Sabar Tunggu Pembeli di CBS Kota Martapura

Baca juga: Harga PCR Paling Mahal Rp 888 Ribu di Fasilitas Kesehatan Bandara Syamsudin Noor Kalsel

Baca juga: VIDEO Kursi Pijat di Gramedia Q Mall Dibanderol  Rp 48 juta, Ada Diskon 50 persen

"Nilai ini dapat diartikan bahwa untuk kegiatan usaha pertanian yang dilakukan petani mengalami kenaikan, ketika tingkat rata-rata harga yang diterima mengalami kenaikan yang lebih cepat dari pada tingkat rata-rata harga yang dibayar untuk biaya produksi," kata dia. 

Berarti, sambunya, kegiatan usaha yang dilakukan petani memberikan keuntungan.

Adapun, rata-rata harga gabah kualitas Gabah Kering Panen (GKP) di tingkat petani turun 0,29 persen, dari Rp 4.983,73 per Kg  di bulan Mei 2021 menjadi Rp 4.969,29 per Kg di bulan Juni 2021. 

"Dan harga gabah di tingkat penggilingan turun 0,39  persen dari Rp 5.070,89 per Kg di bulan Mei 2021 menjadi Rp  5.051,28 per Kg di bulan Juni 2021," urainya.

(Banjarmasinpost /Nurholis Huda)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved