Breaking News:

Kriminalitas Kalteng

Uang Palsu di Kalteng, Pelaku Pengedar Ditangkap Pedagang di Pasar Keramat Sampit

Uang Palsu di Kalteng. Pelaku belanja pakai uang palsu ditangkap di Pasar Keramat, Jalan Martapura, Kelurahan Baamang Hilir, Kecamatan Baamang, Kotim.

Penulis: Fathurahman | Editor: Alpri Widianjono
POLSEK BAAMANG
Tersangka pengedar uang palsu (upal), MZ (49), diamankan Polsek Baamang, Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, Senin (5/7/2021). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, SAMPIT - Uang Palsu di Kalteng. Seorang karyawan perusahaan swasta, MZ (49), ditangkap pedagang saat berbelanja di Pasar Keramat Sampit menggunakan uang palsu, Senin (5/7/2021) siang.

Untung saja lelaki yang tinggal di Kota Besi, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Provinsi Kalimantan Tengah, itu tidak menjadi bulan-bulanan massa karena petugas keamanan cepat mengamankannya.

Kemudian, dibawa petugas Polsek Baamang, sesaat sempat diamankan Satpam Pasar Keramat, Jalan Martapura Kelurahan Baamang Hilir, Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotim.

Kapolres Kotim AKBP Abdoel Harris Jakin, melalui Kepala Polsek Baamang, AKP Ratno, membenarkan, mengamankan MZ berusia 49 tahun yang merupakan tersangka pelaku, pembuat, menyampaikan dan mengedarkan uang palsu di Pasar Keramat Jalan Martapura Kelurahan Baamang Hilir, Kota Sampit.

Baca juga: VIDEO Ngaku Tak Bisa Komputer, Kakek Ini Diciduk Polisi Karena Bikin Uang Palsu

Baca juga: Edarkan Uang Palsu di Kapuas, Warga Cerbon Batola Ini Dibekuk Polisi

Baca juga: Transaksi Sarang Walet, Komplotan Pembuat Uang Palsu di KaltengTerbongkar, 3 Pria Diamankan Polisi

Awalnya, seorang yang menjadi korbanya berjualan di Pasar Keramat Sampit sekitar pukul 06.50 WIB.

Setelah itu, pelaku datang membeli 1 bungkus kopi seharga Rp.6.000, 12 bungkus Royco seharga Rp 5.000, membayarnya dengan uang yang diduga palsu sebesar Rp 50.000. Korban pun memberi uang kembalian. 

"Sekitar pukul 07.00 WIB, terlapor datang lagi membeli 3 butir telur bebek seharga Rp 9.000 dan 1 bungkus Royco seharga Rp 1000. Membayarnya dengan uang yang diduga palsu Rp 50.000 dan dikasih kembalian oleh korban sebesar Rp 40.000. Kemudian, terlapor langsung pergi," ujar Kapolsek.

Tak lama, korban merasa curiga dengan uang yang dibayarkan terlapor. Lantas, mengejar terlapor dan tertangkap  sehingga diamankan dan "disidang" di Pos Satpam di Pasar Keramat.

Barang bukti uang palsu (upal) dari tangan tersangka MZ (49), diamankan Polsek Baamang, Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, Senin (5/7/2021).
Barang bukti uang palsu (upal) dari tangan tersangka MZ (49), diamankan Polsek Baamang, Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, Senin (5/7/2021). (POLSEK BAAMANG)

Begitu dilakukan pemeriksaan oleh petugas Satpam Pasar Keramat Sampit, ditemukanlah di dalam tas pelaku uang yang diduga semuanya palsu.

Mendapatkan informasi warga, anggota Polsek Baamang mendatangi lokasi dan mengamankan pelaku beserta barang bukti. Selanjutnya, dibawa ke ke polsek untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

"Tersangka pelaku mengaku membuat uang palsu dengan cara diprint, kemudian diedarakannya dengan cara berbelanja di warung maupun di pasar. Dia meraih untung dari kembalian uang yang diberikan pedagang," ujar Kapolsek.

(Banjarmasinpost.co.id/Faturahman)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved