Breaking News:

Ekonomi dan Bisnis

Dicari Penggemar Tanaman Hias, Media Tanam Tanah Pupuk Selalu Laris Manis

Media tanam itu terdiri dari humus, pupuk kandang, dan sekam. Selain itu adapula arang sekam. Media tanam ini selalu laris manis

Penulis: Salmah | Editor: Hari Widodo
banjarmasinpost.co.id/salmah saurin
Media tanam tanah pupuk yang selalu dicari pencinta tanaman hias. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Media tanam menjadi salah satu bisnis agro yang tak lekang oleh pandemi covid-19. Ya, bisnis ini adalah pelengkap dari bisnis tanaman hias yang sempat booming di awal pandemi.

Media tanam itu terdiri dari humus, pupuk kandang, dan sekam. Selain itu adapula arang sekam. Media tanam itu dikemas dalam karung kecil.

Toni, pedagang media tanam di Jl Trikora, Banjarbaru, media tanam untuk tanaman hias yang siap pakai lebih diminati dibandingkan dengan media tanam belum siap saji.

"Penggemar tanaman hias tak mau direpotkan dengan urusan ramu-meramu media tanam, makanya yang siap pakai yang dipilih," tukasnya.

Baca juga: Mahalnya Bonsai, Tanaman Hias Kerdil Ini Seharga Mobil

Baca juga: Bisnis Tanaman Hias sedang Layu, Begini Kata Penjual di Kota Banjarbaru

Baca juga: Wisata Kalsel, Taman Kaktus Marni di Wanaraya Batola Dikunjungi Pencinta Tanaman Hias

Dikatakannya, media tanam berupa pupuk campur dijual seharga Rp 7000/zak kecil dan Rp 20.000 zak besar, sekam bakar Rp 7000/zak dan per tiga zak Rp 20 ribu. Adapun kompos Rp15 ribu.

Menurut Arin, penjual media tanam di Banjarbaru, media tanam siap pakai memang menjadi solusi dan memudahkan penggemar tanaman hias.

"Itulah yang menjadikan media tanam siap saji dan laris manis," ujarnya, seraya mengatakan dalam sehari terjual rata-rata 20 sak media tanam.

Lanjutnya, penghobi tanaman hias tetap mencari media tanam, jadi tidak begitu terpengaruh dengan kondisi pandemi yang masih berlangsung.

Baca juga: Variasi Harga Tanaman Hias Aglonema, dari Puluhan hingga Ratusan Ribu Rupiah

Sarah, penghobi tanaman hias di Sungai Sipai, Banjarbaru, mengatakan, media tanam siap pakai memang praktis dan simpel. Tinggal buka kemasan dan taburkan ke lokasi tanam atau pot.

"Satu kemasan juga bisa dipakai untuk beberapa tanaman. Jadi cukup efisien. Bandingkan jika harus mengolah sendiri, makan waktu dan belum tentu bagus hasilnya," tandasnya. 

(banjarmasinpost.co.id/salmah saurin)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved