Breaking News:

Opini

Mencintai Masjid di Masa Pandemi

Baru-Baru tadi (30 Juni 2021) terjadi kebakaran sebuah masjid di kawasan Cakung Jatinegara Jakarta Timur. Kebakaran diduga akibat arus listrik di t

Editor: Edi Nugroho
Mencintai Masjid di Masa Pandemi
BPost
Ahmad Barjie B - Mahasiswa Pascasarjana IAIN Antasari Banjarmasin

Editor: Edi Nugroho

BANJARMASINPOST.CO.ID. Baru-Baru tadi (30 Juni 2021) terjadi kebakaran sebuah masjid di kawasan Cakung Jatinegara Jakarta Timur.

Kebakaran diduga akibat arus listrik di tempat imam, terjadi saat masjid itu tutup sehingga tidak ada orang dan aktivitas di dalamnya. Adalah petugas cleaning service yang melihatnya lebih dahulu. Setelah panitia masjid dan petugas pemadam datang api sudah membesar.

Menghanguskan hampir seluruh bangunan induk masjid dengan kerugian sekitar Rp 500 juta.

Dari media online kita melihat, orang-orang yang lewat di kawasan itu banyak yang singgah dan menonton dari kejauhan sambil beristighfar. Ada yang berkata, itulah akibat masjid ditutup dan tidak difungsikan secara aktif.

Akibatnya Allah bakar sekalian masjidnya. Sebenarnya masjid yang terbakar ini milik sebuah perusahaan, lokasinya lengang, agak jauh dari pemukiman penduduk. Bukan masjid masyarakat yang biasanya lebih ramai dan musibah tertentu cepat diantisipasi kalau peralatannya mencukupi.

Baca juga: Aksi Ayu Ting Ting di Jalanan Demi Live Brownis Trans TV, Ibu Bilqis: Parah Macet Total

Baca juga: Tajuk: Kejar Target Vaksin

Baca juga: Cek Penerima BLT UMKM 2021 : Cair Rp 1,2 Juta, Klik eform.bri.co.id/bpum

Baca juga: Cukup Bawa KTP dan KK Daftar Vaksinasi Covid-19 di Gerai Vaksin Presisi Polda Kalsel

Karena itu dapat dimaklumi kebakaran sempat membesar.
Selama ini bencana memang sering terjadi, misalnya banjir, tanah longsor, gunung meletus, gempa bumi dan sebagainya. Aneh tapi nyata, banyak masjid dan mushalla terlindung dari bencana atau hanya mengalami kerusakan kecil.

Kebakaran menimpa masjid juga sering terjadi, tetapi umumnya api berasal dari luar masjid, misalnya dari rumah-rumah penduduk atau bangunan di sekitar, bukan dari dalam masjid sendiri. Masjid hanya korban atau sasaran amuk api.

Beberapa contoh kejadian di atas, berpangkal dari tidak optimalnya fungsi masjid. Sekiranya aktivitas di masjid normal dan berjalan aktif, baik untuk ibadah shalat berjemaah lima waktu, pengajian, dakwah dan sebagainya, tentu kebakaran dari dalam masjid dapat dicegah, penistaan dan pencurian dapat dihindari

Di sinilah pentingnya masjid dijaga setiap saat, ada petugas tetapnya dan masyarakat pun ramai mendatanginya sehingga masjid semakin makmur dan fungsional.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved