Breaking News:

Rakat Mufakat

Bupati H Achmad Fikry Kunjungi Warga Desa Asam Kabupaten HSS yang Budidayakan Ikan Haruan

Budi daya Ikan Haruan di Desa Asam Kabupaten HSS Provinsi Kalsel program dari Kementerian Kelautan dan Perikanan dikunjungi Bupati HSS H Achmad Fikry.

Penulis: Eka Pertiwi | Editor: Alpri Widianjono
DISKOMINFO KABUPATEN HULU SUNGAI SELATAN
Bupati Drs H Achmad Fikry meninjau tempat pembibitan ikan haruan (gabus) di Desa Asam, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Kalimantan Selatan, Rabu (7/7/2021). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - Bupati Hulu Sungai Selatan (HSS), Drs H Achmad Fikry, meninjau rencana lokasi pembibitan ikan haruan (gabus) di Desa Asam, Kecamatan Sungai Raya, (7/7/2021).

Budi daya Ikan Haruan di Desa Asam, Kabupaten HSS, Provinsi Kalimantan Selatan, merupakan program nasional yang digalakkan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Upaya tersebut dalam rangka mengembangkan ekonomi masyarakat sekaligus dalam pengendalian inflasi.

"Desa Asam telah ditunjuk oleh KKP sebagai Kampung Gabus Haruan," beber Bupati HSS H Achmad Fiktry.

Kolam tempat budi daya ikan haruan (gabus) dikunjungi Bupati Drs H Achmad Fikry di Desa Asam, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Kalimantan Selatan, Rabu (7/7/2021).
Kolam tempat budi daya ikan haruan (gabus) dikunjungi Bupati Drs H Achmad Fikry di Desa Asam, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Kalimantan Selatan, Rabu (7/7/2021). (DISKOMINFO KABUPATEN HULU SUNGAI SELATAN)

Dijelaskannya, Ikan Haruan dipilih karena memiliki peran besar terhadap inflasi di Kabupaten HSS

Selain itu, dipandang secara teknis, Kabupaten HSS memungkinkan untuk melaksanakan pemeliharaannya.

Ikan Haruan di Kabupaten HSS menjadi favorit untuk diperdagangkan dan dikonsumsi oleh masyarakat. Khususnya, dikonsumsi menjadi lauk menu kuliner khas, yaitu Ketupat Kandangan.

"Bisa diambil contoh Ketupat Kandangan. Idealnya, lauknya haruan. Terkadang, karena ketersediaan haruan di pasaran kurang, mereka beralih ke ikan tauman sebagai lauk di Ketupat Kandangan," bebernya. 

Bupati Drs H Achmad Fikry meninjau tempat budi daya ikan haruan (gabus) di Desa Asam, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Kalimantan Selatan, Rabu (7/7/2021).
Bupati Drs H Achmad Fikry meninjau tempat budi daya ikan haruan (gabus) di Desa Asam, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Kalimantan Selatan, Rabu (7/7/2021). (DISKOMINFO KABUPATEN HULU SUNGAI SELATAN)

Dijelaskannya juga, ikan yang memiliki nama latin channa striata ini memiliki bermacam manfaat dan nutrisi bagi tubuh.

Ikan ini memiliki kandungan albumin tinggi, di samping dari kadar proteinnya yang juga melimpah.

 Albumin memegang peranan penting sebagai bagian dalam protein plasma darah yang berfungsi sebagai agen pengangkut nutrisi. 

“Mudah-mudahan dengan adanya Kampung Haruan ini dapat menjadi penyedia bagi keperluan masyarakat kita  Dan dengan ketersediaan Ikan Haruan, inflasi dapat diatasi,” harapnya. 

Warga membudidayakan ikan haruan (gabus) di Desa Asam, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Kalimantan Selatan, Rabu (7/7/2021).
Warga membudidayakan ikan haruan (gabus) di Desa Asam, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Kalimantan Selatan, Rabu (7/7/2021). (DISKOMINFO KABUPATEN HULU SUNGAI SELATAN)

Lebih lanjut dia meminta Kepala Desa Asam dan Pokdakan Haruan Desa Asam dapat mengikuti program dengan keseriusan.

Karena, sela Bupati, ada beberapa hal yang perlu menjadi perhatian yang menjadi penyebab mortalitas budi daya  Ikan Gabus cukup tinggi. 

Menurutnya, paling penting ini keseriusan masyarakat untuk memelihara karena untuk membudidayakan Ikan Haruan sampai menghasilkan, memerlukan waktu yang cukup panjang. Tidak seperti memelihara nila maupun lele yang beberapa bulan sudah bisa panen. (AOL/*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved