Breaking News:

Kapuas Kota Air

Bupati Kapuas Ben Brahim S Bahat Dampingi Wagub yang Tinjau Pos Penyekatan Perbatasan

Bupati Kapuas Ben Brahim S Bahat menyambut Wagub Kalteng, Kapolda, Danrem di Pos Penyekatan di Jalan Trans Kalimantan Km 12,5, Kecamatan Kapuas Timur.

Penulis: Fadly Setia Rahman | Editor: Alpri Widianjono
HUMAS KOMINFO KABUPATEN KAPUAS
Bupati Kapuas Ben Brahim S Bahat mendampingi Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, H Edy Pratowo, bersama Kapolda Irjen Pol Dedi Prasetyo dan Danrem Brigjen TNI Purwo Sudaryanto beserta rombongan di Pos Penyekatan perbatasan Kabupaten Kapuas yang terletak di Jalan Trans Kalimantan Km 12,5 Kecamatan Kapuas Timur, Selasa (6/7/2021). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KUALAKAPUAS – Bupati  Ben Brahim S Bahat menyambut Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, H Edy Pratowo, bersama Kapolda Kalteng Irjen Pol Dedi Prasetyo dan Danrem 102/Panju Panjung Brigjen TNI Purwo Sudaryanto beserta rombongan yang berkunjung ke Kabupaten Kapuas, Selasa (6/7/2021).

Kedatangan rombongan tersebut dalam rangka melakukan pengecekan dan pemberikan bansos kepada petugas yang berjaga di Pos Penyekatan di Kapuas.

Lokasi pos tersebut di ruas Jalan Trans Kalimantan Km 12,5, Kecamatan Kapuas Timur, Kabupaten Kapuas.

Setelah dari Pos Penyekatan, rombongan kembali melanjutkan kunjungan menuju kawasan perumahan NSD Kabupaten Kapuas untuk meninjau sekaligus melakukan pemberian bansos kepada masyarakat.

Disampaikan Wagub H Edy Pratowo, berdasarkan surat edaran yang dikeluarkan Gubernur Kalteng Nomor 443.1/ 107 /Satgas Covid-19 tentang Peningkatan Upaya Penanganan Covid-19 dan Percepatan Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19, perjalanan orang keluar dan masuk wilayah Kalteng harus mengikuti ketentuan khusus.

“Salah satunya, wajib menunjukkan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 3x24 jam sebelum keberangkatan atau surat keterangan negatif rapid test antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 1x24 jam,” ujarnya.

Oleh karena itu, dilanjutkannya, pemerintah provinsi bersama segenap jajaran terkait melakukan peninjauan di beberapa lokasi dalam rangka pelaksanaan Surat Edaran Gubernur dan tindak lanjut pelaksanaan PPKM mikro.

“Pemprov bersama forkopimda sepakat membentuk posko penyekatan di 6 lokasi. Diharapkan, ini dapat mengurangi mobilitas masyarakat, baik yang keluar maupun yang masuk ke wilayah Kalteng,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Kapuas Ben Brahim S Bahat merasa senang atas kunjungan yang dilakukan Wagub beserta rombongan.

Ia mengungkapkan, dengan adanya pos penyekatan, ini sebagai upaya pemerintah untuk mencegah masuknya virus Covid-19 yang terbawa dari luar daerah Kalimantan Tengah.

“Semoga dengan diperketatnya pos penyekatan ini, masyarakat luar daerah akan berpikir panjang untuk masuk ke wilayah Kabupaten Kapuas. Sehingga, tidak ada lagi penyebaran virus Covid-19 yang masuk kewilayah Kalimantan Tengah, khususnya Kabupaten Kapuas,” harapnya. (AOL/*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved