Breaking News:

Ekonomi dan Bisnis

Harga Tiket Pesawat dari Kalsel ke Surabaya Relatif Murah Sejak PPKM Darurat Diberlakukan

Penerbangan Lion Air Rabu (7/7/2021) harganya Rp 400 ribuan untuk kelas ekonomi, Citylink Rp 600 ribuan saat PPKM Darurat. Untuk Tes PCR Rp 888.000.

Penulis: Nurholis Huda | Editor: Alpri Widianjono
Istimewa/Instagram Citilink Lovers
ILUSTRASI - Penerbangan melalui Bandara Internasional Syamsudin Noor di Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Harga Tiket Pesawat yang dijual secara online, dari Kalimantan Selatan ke Surabaya, terpantau murah.

Penerbangan Lion Air saat Rabu (7/7/2021) terpantau di harga Rp 400 ribuan untuk kelas ekonomi. Sedangkan untuk Citylink di harga Rp 600 ribuan.

Harga ini cenderung lebih murah, jika dibandingkan dengan hari biasa. Namun meski murah, beberapa warga yang mau ke Jawa juga pikir dua kali.

Sebab, harga swab juga mahal. Untuk harga ada yang Rp 777 ribu dengan hasil didapat satu hari kemuatan atau Rp 888 ribu sekali jalan.

Baca juga: Perajin di Banjarbaru Diharapkan Gunakan Purun Tikus karena Lebih Bernilai Tinggi

Baca juga: Demam Euro 2021, Penjualan Jersey Bola Juga Meningkat

Baca juga: Dicari Penggemar Tanaman Hias, Media Tanam Tanah Pupuk Selalu Laris Manis

Baca juga: Petani Loklahung Kabupaten HSS Kembali Bergairah Menyadap Karet, Harga Jual Membaik

"Meski harga tiket murah, tapi biaya PCR mahal. Baik saya batalkan dulu ke Jawa. Nanti pas PPKM Darurat dicabut  saja," kata Margiono, warga Loktabat yang punya rencana ke Madiun, Jawa Timur.

Sementara itu, selain tujuan Surabaya, harga tiket yang dijual di online untuk jurusan Jakarta terpantau normal. Tidak ada lompatan harga tinggi.

Untuk tujuan ke Jakarta dari Bandara Internasional Syamsudin Noor di Kota Banjarbaru, harganya Rp 585.700 untuk Citilink. Sedangkan Lion Air sudah penuh dan Batik Air di harga Rp 831 ribu.

Diketahui, PPKM Darurat di Jawa Bali diberlakukan mulai 3 Juli hingga 20 Juli Mendatang. Ini diterapkan pemerintah pusat untuk menekan dan mengendalikan angka Covid-19 di Jawa Bali.

(Banjarmasinpost /Nurholis Huda)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved