Breaking News:

Berita Kalteng

Masuk Kalteng Lewat Pasar Panas Benua Lima Bartim, Warga Kalsel Wajib Suket Negatif Covid-19

Pengendara dari Kalsel lewat Pasar Panas Benua Lima Kabupaten Barito Timur, Kalimantan Tengah, wajib menyertakan surat keterangan negatif Covid-19.

Penulis: Fathurahman | Editor: Hari Widodo
banjarmasinpost.co.id/faturahman
Personil gabungan Satgas Penanganan Covid-19 usai melakukan apel besar di Mapolda Kalteng, dilepas ke sejumlah pos untuk melakukan penyekatan jalur darat laut dan udara masuk Kalteng, Rabu (7/7/2021). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, TAMIYANG LAYANG - Sejumlah warga atau pengendara sepeda motor atau kendaraan roda empat dari Kalimantan Selatan (Kalsel) yang ingin masuk ke Kalimantan Tengah (Kalteng) lewat Pasar Panas Benua Lima Kabupaten Barito Timur, Kalimantan Tengah, wajib menyertakan surat keterangan negatif Covid-19.

Beberapa warga atau pengendara yang lewat pos sekat di Pasar Panas Tamiyang Layang Kabupaten Barito Timur, Kalimantan Tengah, Rabu (7/7/2021) mengatakan, untuk kabupaten yang ada di Daerah Aliran Sungai Barito tersebut, pihaknya diwajibkan menyertakan surat ketarangan sehat hasil tes Nargatif PCR atau Suket Negatif Rapid Tes Antigen.

"Mulai tanggal lima Juli kemarin sudah dibangun pos penyekatan oleh tim gabungan. Kami warga yang lewat disosialisasikan untuk bisa lewat wajib menunjukkan surat keterangan sehat atau negatif hasil pemeriksaan PCR 3x24 jam atau negatif hasil pemeriksaan Antigen 1x24 jam, baru bisa lewat," ujarnya Irwansyah warga Bartim.

Sementara itu,  Waka Polda Kalteng Brigjen Pol Ida Oetari Poernamasasi, bersama jajarannya melakukan pemantauan di pos penyekatan Pasar Panas Barito Timur Benua Lima Kabupaten Barito Selatan, Kalimantan Tengah untuk memantau kesiapan petugasnya.

Baca juga: Pengusaha Travel Banjarmasin Ini Kandangkan 11 Mobil Gegara Wajib Suket Negatif Covid-19

Baca juga: Cegah Lonjakan Covid-19, Gubernur Wajibkan Orang Masuk Kalteng Sertakan Suket Negatif PCR

Baca juga: Cegah Varian Delta di Palangkaraya, Pengawasan Suket Negatif Antigen Dioptimalkan

Waka Polda menyampaikan, pelaksanaan pos penyekatan tersebut merupakan implementasi tindak lanjut Surat Edaran Gubernur Kalteng untuk pengetatan pintu masuk Bumi Tambun Bungai ini, sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19 yang kini merebak naik di Kalteng.

"Kami datang untuk memastikan pos penyekatan yang berada di wilayah hukum Polres Barito Timur berjalan dengan lancar dan baik serta harus mengutamakan aturan yang berlaku seperti masuk Kalteng wajib menunjukan hasil negatif tes swab PCR atau Rapid Tes Antigen," ujarnya.(banjarmasinpost.co.id / faturahman)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved