Breaking News:

Penganiayaan Kalteng

Penganiayaan Kalteng, Sayat Anak Tiri dengan Sajam, Warga Kapuas Ditangkap

Penganiayaan Kalteng, Seorang lelaki berinisial JR (56) diamankan personel Satreskrim Polres Kapuas, Selasa (6/7/2021) dinihari lalu karena melakukan

Penulis: Fadly Setia Rahman | Editor: Edi Nugroho
Satreskrim Kapuas
Penganiayaan Kalteng, Barang bukti sebilah senjata tajam diamankan polisi dari pelaku yang menganiaya anak tiri. 

Editor: Edi Nugroho

BANJARMASINPOST.CO.ID, KUALAKAPUAS - Penganiayaan Kalteng, Seorang lelaki berinisial JR (56) diamankan personel Satreskrim Polres Kapuas, Selasa (6/7/2021) dinihari lalu karena melakukan tindak penganiayaan.

Korban yang dianiaya adalah anak tirinya, RA (23) dan AS (21). Peristiwa itu terjadi di kediaman mereka di kawasan Jalan Jepang Kapuas, Senin (5/7/2021) sekitar pukul 23.00 WIB.

Informasi didapat akibat kejadian itu, kedua korban mengalami luka sayatan senjata tajam hingga harus dilarikan ke rumah sakit setempat untuk mendapatkan perawatan.

Kejadian ini langsung dilaporkan ibu korban ke Polres Kapuas dan langsung ditindaklanjuti jajaran Satreskrim.

Baca juga: Penganiayaan di Kalsel, Setelah Bacok Korban saat di Warung, Warga Desa Awang HST Menyerahkan Diri

Baca juga: Perkelahian di Kalsel, Gegara Utang, Penganiayaan Berdarah Terjadi di Desa Kapar Tabalong

Baca juga: Penganiayaan di Kalteng, Karena Hal Sepele, Warga Pundu Kotim Pukul Sopir dengan Pipa Besi

Baca juga: Penganiayaan di HST : Ditegur Sering Pukuli Istri, Pria Ini Hantam Kakak Ipar dengan Balok Kayu

"Setelah dapat informasi itu, kami langsung tindaklanjuti dan pelaku kami amankan di Jalan Jepang untuk dibawa ke Polres Kapuas guna proses lebih lanjut," kata Kasatreskrim Polres Kapuas, AKP Kristanto Situmeang, Rabu (7/7/2021).

Kasatreskrim pun membeberkan kronologi kejadian. Disebutkannya kejadian bermula saat pelapor atau ibu korban mendengar ada keributan di dalam rumah.

Sontak, pelapor langsung lari ke rumah serta melihat pelaku membawa belati. "Setelah itu, pelapor mengambil belati tersebut dari tangan pelaku dan melihat anak dalam keadaan luka berdarah," bebernya.

Atas kejadian tersebut, pelapor merasa keberatan dan melaporkan ke Polres Kapuas.

"Saat mengamankan pelaku, turut kami amankan barang bukti berupa satu buah pisau belati panjang, gagang yang terbuat dari kayu 9,5 sentimeter dan panjang belati 24 sentimeter tanpa kumpang," ungkapnya.

Kini pelaku pun menanti hukuman sebagaimana aturan yang berlaku. "Pelaku akan dikenakan tindak pidana penganianyaan dan atau kekerasan dalam rumah tangga sebagaimana dimaksud dalam Pasal 351 KUHP dan atau pasal 44 ayat (2) UU Nomor 23 tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga," pungkasnya.
(Banjarmasinpost.co.id/Fadly SR)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved