Breaking News:

Bank Syariah Indonesia

Dukung Penerapan PPKM Darurat, BSI Ubah Skema Migrasi Nasabah

Di masa PPKM Darurat, BSI ubah skema migrasi dengan berlakukan secara digital dan otomatis dari rekening BRI Syariah dan BNI Syariah ke rekening BSI.

Penulis: Salmah | Editor: Alpri Widianjono
BANK SYARIAH INDONESIA
Direktur Utama Bank Syariah Indonesia (BSI), Hery Gunardi, dalam konferensi pers secara daring mengenai Roll-out Integrasi Sistem Layanan dan Migrasi Rekening wilayah Regional Jakarta, Bandung, Surabaya dan Banjarmasin. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Seiring dengan pemberlakuan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat oleh pemerintah, PT Bank Syariah Indonesia Tbk atau (BSI) menyatakan siap untuk terus memberikan kenyamanan dan keamanan bagi nasabahnya dalam proses migrasi. 

Untuk itu, BSI mengubah skema migrasi dengan pemberlakukan  secara digital dan otomatis dari rekening bank syariah legacy (BRI Syariah dan BNI Syariah) ke rekening BSI. 

Komitmen tersebut disampaikan Direktur Utama BSI Hery Gunardi, dalam konferensi pers secara daring mengenai Roll-out Integrasi Sistem Layanan dan Migrasi Rekening wilayah Regional Jakarta, Bandung, Surabaya dan Banjarmasin. 

“Perbaikan skema migrasi rekening terus kami lakukan dari sisi IT, jaringan dan layanan, sehingga nasabah tidak perlu datang ke kantor cabang BSI untuk melakukan proses migrasi rekening, dimana kartu ATM ex-BRIS dan ex-BNIS masih bisa digunakan. Terkait mobile banking, nasabah ex-BRIS dan ex-BNIS agar memindahkan mobile banking ke BSI Mobile untuk dapat bertransaksi melalui mobile banking, karena mobile banking yang sebelumnya sudah tidak dapat digunakan. Langkah ini sebagai bentuk komitmen BSI Go Digital sehingga nasabah dapat tetap aman dan nyaman dalam bertransaksi,” ungkap Hery. 

Pasca peresmian pada 1 Februari 2021, BSI sebagai bank syariah terbesar di Indonesia, secara bertahap melakukan proses migrasi yang dimulai dari wilayah Regional Sulawesi dan sekitarnya.

Dilanjutkan dengan Regional Jawa Tengah, Regional Aceh, serta Regional Sumatera (Palembang, Medan, Padang dan kota lainnya). 

Pada Juli 2021, BSI akan melakukan migrasi sistem pada empat wilayah regional yakni Jakarta, Bandung, Surabaya dan Banjarmasin dengan target 100 persen nasabah di wilayah tersebut akan terintegrasi dengan sistem layanan perbankan syariah BSI yang baru.

Secara berurutan, migrasi sistem akan dilaksanakan di wilayah Jakarta dan Bandung  pada tanggal 5 Juli serta wilayah Surabaya dan Banjarmasin pada tanggal 12 Juli untuk nasabah payroll, priority dan lainnya.

Sementara itu, secara keseluruhan, untuk nasabah ex-BRIS, auto migrasi akan dilakukan pada tanggal 21 Juli 2021,. Selanjutnya untuk nasabah ex-BNIS akan dilakukan pada 9 Agustus 2021.

Di wilayah-wilayah tersebut, saat ini BSI telah melayani lebih dari 3 juta nasabah melalui lebih dari 350 kantor cabang yang menjangkau masyarakat baik di kota besar maupun sub-urban. 

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved