EURO 2020

Cara Italia Kalahkan Inggris di Final Euro 2021 Versi Conte, Pesan Penting untuk Azzurri

Cara Italia Kalahkan Inggris di Final Euro 2021 Versi Antonio Conte, Pesan Penting Untuk Azzurri

Penulis: Aprianto | Editor: Rendy Nicko
AFP/DEAN MOUHTAROPOULOS
Cara Italia Kalahkan Inggris di Final Euro 2021 Versi Antonio Conte, Pesan Penting Untuk Azzurri 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Antonio Conte mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan yang bisa menentukan Final Euro 2020. Pesan untuk timnas Italia.

Duel Italia vs Inggris'> Italia vs Inggris di final Euro 2020 akan berlangsung pada Senin (12/7/2021) pukul 02.00 WIB di stadion Wembley.

Mantan pelatih Italia, Chelsea, dan Inter ini mengetahui sepak bola di final Euro 2020 antara Italia vs Inggris'> Italia vs Inggris akan berlangsung ketat.

Dia memperingatkan Italia dapat mengandalkan pengalaman dan tekanan tinggi bisa terlalu banyak untuk Inggris.

Baca juga: Strategi Southgate Patahkan Rekor Azzurri saat Italia vs Inggris di Final Euro 2021

Baca juga: Prediksi Line-up Brasil vs Argentina di Final Copa Amerika 2021 Live Indosiar, Adu Paqueta vs Messi

Azzurri melewati Spanyol melalui adu penalti di semifinal mereka, sementara Inggris membutuhkan tendangan penalti yang meragukan untuk mengalahkan Denmark di perpanjangan waktu.

" Italia sepenuhnya layak berada di Final karena mereka membuktikan diri sebagai tim yang lebih komplet daripada lawan mana pun yang mereka hadapi, mampu menghadapi berbagai situasi berbeda, baik dengan maupun tanpa bola," kata Conte dikutip dari Football Italia, Jumat, (9/7/2021).

Disebutkan para pemain Italia selalu berusaha mempertahankan ide, identitas, dan gaya mereka sendiri.

Namun mampu beradaptasi dengan kualitas fisik, teknis, dan taktis lawan mereka, menemukan cara terbaik untuk mendapatkan hasil maksimal.

Conte telah menghabiskan sepanjang musim berdebat dengan kritikus Inter yang memenangkan Scudetto tentang apakah timnya terlalu negatif dengan berfokus pada serangan balik.

Jadi tentu saja dia tidak terkesan dengan Spanyol yang mendominasi penguasaan bola di semi final.

“Menurut saya, dominasi berarti menciptakan peluang mencetak gol dan situasi berbahaya. Dalam pengertian itu, dominasi Spanyol atas Italia tidak begitu jelas," lanjutnya.

Jika penguasaan bola tidak menggunakan saluran vertikal untuk mendekati gawang atau menciptakan situasi satu lawan satu di sayap, maka itu menjadi steril.

Dia melanjutkan untuk menjelaskan bahwa Italia hanya menunjukkan melawan Spanyol bahwa mereka memiliki lebih banyak senjata di gudang senjata mereka daripada Roja, yang terlalu satu nada untuk membuat dampak nyata.

Italia sulit dikalahkan karena kami hampir tidak pernah tidak siap, kami tidak meninggalkan ruang dan selalu memaksakan pendekatan yang rumit," lanjutnya.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved