Breaking News:

Berita Palangkaraya

Kewajiban Vaksinasi Bagi Wali Murid SD dan SMP Mengurus Anak Masuk Sekolah Tidak Diberlakukan

Vaksinasi yang tersedia untuk Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah, menipis sehingga wacana semua wali murid atau orang tua siswa yang ingin mengurus

Penulis: Fathurahman | Editor: Edi Nugroho
banjarmasinpost.co.id / faturahman
Vaksinasi massal tetap dilakukan oleh sebagian kalangan, sejumlah orang tua yang masu divaksin karena untuk mengurus anak masuk sekolah wajib menyertakan sertifikat vaksin khususnya untuk SLTA di Palangkaraya. 

Editor: Edi Nugroho

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Vaksinasi yang tersedia untuk Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah, menipis sehingga wacana semua wali murid atau orang tua siswa yang ingin mengurus anaknya masuk sekolah dasar (SD) atau sekolah menengah pertama (SMP) tidak diberlakukan.

Fadlianoor, salah seorang wali murid yang ingin mengurus anaknya masuk salah satu SMP di Palangkaraya, Jumat (9/7/2021) mengatakan, dia sudah divaksin karena salah satu syarat untuk mengurus anak masuk sekolah wajib vaksin."Karena ada informasi itu saya langsung vaksin untuk urus anak saya," ujarnya.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Kota Palangkaraya, drg Andjar Hari Purnomo , menyatakan, dalam beberapa hari ini, stok vaksin sedang menipis, sehingga belum bisa memenuhi permintaan dari masyarakat yang ingin divaksin meskipun animonya tinggi.

Menurut Andjar, melaksanakan vaksinasi merupakan salah satu syarat atau anjuran untuk mendapatkan pelayanan publik yang sudah ditetapkan misalnya untuk mengurus pendaftaran anak masuk sekolah sebelumnya menang ada kewajiban orang tuanya ikut vaksinasi.

Baca juga: Vaksinasi Tidak Siap di Bandara, Calon Penumpang Pesawat Ini Tunda Terbang ke Bandung

Baca juga: Kadinkes Kotabaru Tinjau Vaksinasi Gotong Royong Karyawan PT ITP

Baca juga: Minat Vaksinasi Masyarakat Meningkat, Stok Vaksin di HSS Habis

Baca juga: VIDEO Polsek Banjarbaru Timur Kalsel Gelar Vaksinasi Diikuti Warga Empat Kelurahan

Namun, karena dalam beberapa hari ini stok vaksin habis dan petugas belum bisa mengadakan vaksinasi dengan jumlah banyak sehingga untuk persyararan tersebut sementara ditiadakan.Ini, khususnya, untuk SD dan SMP, tidak ada kewajiban orang tuanya wajib vaksin, kecuali.SLTA masih di wajibkan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Palangkaraya, Ahmad Fauliansyah, membenarkan jika ketentuan wajib vaksin untuk warga sekolah, khususnya untuk orang tua yang anaknya mau masuk SD dan SMP tidak diberlakukan."Semua sekolah sudah disampaika kebijakan ini, termasuk untuk sekolah swasta," ujarnya. (banjarmasinpost.co.id / faturahman).

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved