Berita Banjar

Sudah Uji Coba di 500 Sekolah, Disdik Banjar Siap Laksanakan PTM Saat Tahun Ajaran Baru

Uji coba Pembelajaran Tatap Muka (PTM) yang digelar di 500 sekolah di Kabupaten Banjar meyakinkan Disdik Banjar untuk tetap melaksanakan PTM

Penulis: Mukhtar Wahid | Editor: Hari Widodo
banjarmasinpost.co.id/mukhtar wahid
Liana Penny, Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA  -  Uji coba Pembelajaran Tatap Muka (PTM) yang digelar di 500 sekolah di Kabupaten Banjar meyakinkan Disdik Banjar untuk melaksanakan PTM saat tahun ajaran baru 2021/2022 ini. 

Hal itu dikatakan Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar, Liana Penny dihubungi reporter Banjarmasinpost.co.id, Jumat (9/7/2021). 

Menurut Liana Penny, keyakinam itu karena  sebelumnya pembelajaran  tatap muka sudah dilakukan ujicoba sejak 18 Mei 2021 lalu untuk tahap pertama dan tahap kedua pada 4 Juni 2021 lalu. 

"Diharapkan ujicoba tahap ketiga semua sekolah sudah melaksanakan pembelajaran tatap muka," ujarnya. 

Baca juga: SK PTM 12 Juli Belum Ada, Banjarbaru Jadwalkan Senin Masih Terapkan PJJ

Baca juga: Belum Ada Rekomendasi dari Satgas Covid-19 Kalsel, PTM 12 Juli Terancam Ditunda

Baca juga: VIDEO  PJ Gubernur Kalsel : PTM Bisa Tertunda Hingga Waktu yang Tidak Ditentukan

Pembelajaran Tatap Muka (PTM) yang sudah sedang berlangsung sebelum liburan itu diakui Liana Penny secara terbatas. 

PTM terbatas itu sesuai SKB 4 Menteri dimana diatur pembatasan seperti pengaturan jumlah siswa, yaitu maksimal 18 siswa per kelas,  jam belajar maksimal 3 jam sehari, pelarangan kegiatan ekskul, kantin dan olahraga selama ujicoba.  

"Sudah 500 sekolah yang melaksanakan ujicoba PTM. Kami sosialisasi agar sisanya bisa juga melaksanakan PTM tahap ketiga," katanya.  

Tahap pertama ujicoba PTM dilalsanakan di 89 sekolah dan tahap kedua, ujicoba PTM di 411 sekolah.  

Diakui Liana Penny, beberapa sekolah yang belum dapat menerapkan PTM di sekolahnya karena beberapa hal.  

Itu seperti sekolah belum melengkapi ceklist kesiapan PTM dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.  

"Selain itu, sejumlah guru di sekolah ada yang belum divaksin lengkap," katanya.  

Baca juga: Covid-19 di Banjarmasin Kembali Melonjak, Disdik Tetap akan Menggelar PTM

Ceklist kesiapan PTM sekolah di antaranya, kesiapan sarana prasarana, seperti tempat cuci tangan, sanitizer, masker, penyusunan ruangan, himbauan. 

Selain itu, kesiapan kurikulum seperti pembagian sesi belajar,  jadwal belajar. 

Kesiapan pembelajaran, meliputi pembentukan tim satgas di sekolah, sosialisasi pada komite sekolah dan masyarakat. (banjarmasinpost.co.id/ mukhtar wahid) 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved