Breaking News:

Berita Banjar

Besok, Disdik Kabupaten Banjar Gelar PTM Awal

Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) melaksanakan pembelajaran tatap muka pada tahun ajaran baru 2021/2022 ini.

Penulis: Mukhtar Wahid | Editor: Edi Nugroho
Istimewa
Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Banjar, Ahmad Syarwani 

Editor: Edi Nugroho

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) melaksanakan pembelajaran tatap muka pada tahun ajaran baru 2021/2022 ini.

Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar, Liana Penny dihubungi reporter Banjarmasinpost.co.id, Minggu (11/8/2021) mengiyakan.

Keyakinan pembelajaran tatap muka (PTM) dilaksanakan Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar karena sudah dua tahap ujicoba dilaksanakan di 500 sekolah binaan.

Liana Penny mengatakan PTM bagi sekolah yang diizinkan bersifat terbatas sesuai dengan SKB 4 Menteri dimana diatur pembatasan-pembatasan seperti pengaturan jumlah siswa.

Baca juga:  Masuk Zona Orange, SDN Banua Anyar 9 Banjarmasin Tunda PTM Terbatas

Baca juga: Masuk Zona Orange, Ini Daftar SD dan SMP di Banjarmasin yang Menunda PTM Terbatas

Baca juga: Mulai Besok Disdikbud Kotabaru Berlakukan PTM Terbatas, Seminggu Dua Kali Pertemuan

"Siswa setiap kelas hanya 18 orang. Jam belajar maksimal 3 jam sehari. Pelarangan kegiatan ekskul, kantin dan olahraga selama ujicoba," katanya.

Sementara itu, Rahmat Dhany berpendapat pembelajaran jarak jauh atau secara daring, dinilainya kurang maksimal.

"Makanya pembelajaran secara tatap muka menjadi keperluan untuk memaksimalkan pendidikan," kata wali murid ini.

Mengingat masa pandemi, apabila memang kebijakan tatap muka dilakukan, maka semua harus mematuhi protokol kesehatan serta semua tenaga pendidik harus sudah divaksin.

Terpisah, Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Banjar, Ahmad Syarwani mengaku ada surat dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia memperkenankan PTM di wilayah zona hijau.

Namun, perkembangan varian baru Covid-19 yang heboh dalam beberapa pekan ini, Ahmad Syarwani ingin agar PTM di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar dikaji ulang.

"Komisi IV DPRD Kabupaten Banjar awalnya memang inisiasi memberikan kesempatan PTM. Namun, belakangan ini di daerah tetangga, seperti Kota Banjarmasin dan Kota Banjarbaru menunda PTM," kata anggota Fraksi Partai Nasdem ini. (Banjarmasinpost.co.id/ Mukhtar Wahid)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved