Breaking News:

Kalselpedia

Kalselpedia - Bumdes Berkah Bersama Kabupaten Batola Didirikan untuk Tekan Tengkulak

Kalselpedia. Tengkulak beli jeruk petani hanya Rp 40 ribu, setelah BUMDes Berkah Bersama didirikan di Desa Karang Bunga Batola harga jadi lebih tinggi

Penulis: Muhammad Tabri | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/MUHAMMAD TABRI
Pamsimas Bumdes Berkah Bersama di Desa Karang Bunga, Kecamatan Mandastana, Kabupaten Barito Kuala (Batola), Provinsi Kalimantan Selatan, Minggu (11/7/2021). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARABAHAN - KalselPedia. Berdirinya Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Berkah Bersama di Desa Karang Bunga,  Kecamatan Mandastana, Kabupaten Barito Kuala (Batola), Kalimantan Selatan, memiliki beberapa latar belakang yang mendasar. 

Di antaranya adalah untuk menekan permainan harga Tengkulak dalam membeli hasil panen padi dan jeruk yang menjadi komoditas utama. 

Diceritakan Agus Esthi, ketua sekaligus pendiri Bumdes Berkah Bersama, dulu itu peran Tengkulak dinilai merugikan para petani. 

Di mana mereka rela memberikan pinjaman modal untuk bercocok tanam, namun dengan kesepakatan hasil panen dibeli dengan harga di bawah pasaran normalnya.

Baca juga: KalselPedia - Bumdes Berkah Bersama di Kabupaten Batola Hadir Sebagai Solusi Masyarakat

Baca juga: Percepat Buka lahan, Petani Semangka Antar Raya Batola Dibantu Hand Traktor

Baca juga: Ketua MUI Batola Kalsel Ungkap Kesaksian Adanya Pengikut Ajaran Sesat di Desa Jelapat Baru

"Katakanlah kalau biasanya kita bisa jual dengan harga Rp 60 ribu per blek padi, tengkulak hanya menghargainya Rp 40 ribu. Tapi,   memberikan pinjaman modal bertanam," beber Agus kepada Banjarmasinpost.co.id. 

Hal ini membuat para petani setempat tidak dapat lebih banyak menikmati hasil panen. Bahkan hanya cukup untuk makan setahun berikutnya.

Selain itu, sekarang ini petani jeruk juga ditekan penjualan hasil panennya dengan harga murah. Sebabnya, buah jeruk yang tidak sesuai ukuran atau grade.

Agar jeruk tersebut tetap bernilai ekonomis, maka melalui BUMDes diadakan pelatihan dan produksi pengolahan jeruk dengan berbagai varian. "Kami sekarang bisa buat jus jeruk, ice cream, kerupuk, selai dan lain-lainnya," rinci Agus.

Baca juga: Kebakaran Kalsel : Gudang Padi Terbakar di Tabunganen Batola, 100 Blek Gabah Kering Hangus

Baca juga: Diskoperindag Batola Tertibkan Pedagang Pagi di Semangat Dalam

Ia pun menambahkan, tujuan lain yang melatar belakangi hadirnya Bumdes Berkah Bersama adalah sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan warga desa.

Berbagai unit usaha pun dijalankan, yaitu  simpan pinjam, penyediaan air bersih dan peluang usaha bagi masyarakat setempat. 

(Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Tabri)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved