Breaking News:

Berta Tanahbumbu

VIDEO Antisipasi Lonjakan Covid-19, Bupati Tanbu Perintahkan PUPR Bangun Rumah Sakit Darurat

Mengantisipasi lonjakan Covid-19, Bupati Tamnu mengambil langkah untuk membangun  Rumah Sakit darurat Covid-19.

Penulis: Man Hidayat | Editor: Hari Widodo

BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN - Covid-19 yang tak kunjung mereda di wilayah Kabupaten Tanahbumbu, membuat Bupati mengambil langkah untuk membangun  Rumah Sakit darurat Covid-19.

Rumah isolasi tersebut direncanakan akan menggunakan bangunan Gedung Mahligai Bersujud I yang ada di wilayan Perkantoran Pemerintahan samping masjid Agung Nurussalam Gunung Tinggi Kecamatan Batulicin, Kabupaten Tanbu, Kalimantan Selatan.

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Tanbu, saat ini telah selesai menyusun Detail Engineering Design (DED) untuk rencana rumah sakit darurat covid-19.

Kepala Dinas PUPR Tanbu, Subhansyah, saat meninjau lokasi bersama sejumlah awak media, menyatakan, kesiapannya membangun rumah isolasi mandiri secepatnya mulai dikerjakan.

Baca juga: Mencegah Lonjakan Sebaran Covid-19, ini Daya Tampung Rumah Sakit Datu Sanggul Tapin

Baca juga: Lonjakan Covid-19 Terjadi, Sekda Tanbu Larang SKPD Lakukan Perjalanan Dinas Keluar Daerah

"Sesuai perintah Pak Bupati, kami gunakan gedung teresbut untuk menjadi rumah sakit darurat Covid," katanya, pada Senin (12/7/2021) sore

Konsepnya, di dalam gedung itu akan dibangun ruangan-ruangan berupa sekat yang jumlah kamarnya sebanyak 26 tempat tiduruntuk 13 pasien  laki-laki dan 13 perempuan.

Satu ruangan berukuran 6 x 6 meter, diisi 4 tempat tidur dengan masing-masing toilet sebanyak 8 unit.

"Ini sebagai langkah antisipasi membludaknya angka kasus Covid-19 di Kabupaten Tanahbumbu," jelasnya.

Ia menambahkan, anggaran yang digunakan untuk membangun rumah sakit darurat Covid-19 ini sebesar Rp 2,3 miliar.

Baca juga: Belajar Tatap Muka di Tanbu Ditunda, Orangtua Kecewa Lagi

Sementara itu, Juru Bicara Covid-19 Kabupaten Tanbu, Ardiansyah, mengatakan, pembangunan rumah sakit darurat sebagai antisipasi jika terjadi lonjakan pasien yang harus jalani karantina mandiri dan perawatan.

"Kami dari Satgas Covid, tak hentinya mengimbau masyarakat agar menerapkan protokol kesehatan, selalu menggunakan masker, cuci tangan dan menjaga jarak," ujarnya. (banjarmasinpost.co.id/man hidayat)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved