Breaking News:

Kapuas Kota Air

Kesehatan dan Keselamatan Prioritas Utama, PTM Terbatas di Kabupaten Kapuas Ditunda

Pelaksanaan PTM Terbatas ditunda di semua sekolah di Kabupaten Kapuas setelah keluar keputusan Gubernur Kalteng terkati penerapan PPKM mikro.

Penulis: Fadly Setia Rahman | Editor: Alpri Widianjono
DISDIK KABUPATEN KAPUAS
Bupati Ben Brahim S Bahat, didampingi Ketua TP PKK, Ary Egahni Ben Bahat yang juga Anggota Komisi III DPR RI, menyerahkan bantuan peralatan sekolah dan makanan tambahan bagi peserta didik PAUD di Terusan Mulya, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, sekaligus memantau pengelolaan pengajaran dimasa pandemi Covid-19 beberapa waktu lalu. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KUALAKAPUAS - Pemerintah Kabupaten Kapuas menunda selama dua minggu, 12–24 Juli 2021, pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas yang seyogianya dimulai Senin (12/7/2021).

Keputusan ini tertuang dalam Surat Edaran yang ditandatangi Bupati Kapuas Ben Brahim S Bahat, MM, MT, nomor 1143/Disdik/VII/2021 tanggal 9 Juli 2021 tentang Penundaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas Tahun Pelajaran 2021/2022.

Kadisdik Kapuas, H Suwarno Muriyat, mengatakan, penundaan ini sebagai tindaklanjut dari Surat Edaran Gubernur Kalteng nomor 895.5/2412/2021 tanggal 6 Juli 2021 tentang hal serupa.

“Penundaan PTM Terbatas juga dilakukan setelah mencermati Instruksi Bupati Kapuas nomor 360/269/SATGAS-COVID/KPS. 2021 tanggal 3 Juli 2021 tentang Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro dan Mengoptimalkan Penanganan Covid-19 di Tingkat Desa dan Kelurahan untuk Pengendalian Penyebaran Covid-19 di Kabupaten Kapuas serta kecenderungan terjadinya peningkatan dan penyebaran Covid-19 varian baru,” jelas H Suwarno Muriyat

Sebelumnya, Disdik Kapuas telah melakukan berbagai persiapan dan merencanakan PTM Terbatas untuk semua jenjang pendidikan dimulai sejak 12 Juli 2021, bertepatan dengan awal Tahun Ajaran Baru.

Semula, Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dan sosalisasi dan simulasi PTMT kepada peserta didik secara luring, tatap muka.

Namun dengan adanya Surat Edaran Bupati Kapuas beralih menjadi metode daring, Belajar Dari Rumah (BDR) atau Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).

Nantinya, ditinjau kembali dengan memperhatikan status zonasi penyebaran Covid-19 per wilayah kecamatan.

“Standar Operasional Prosedur (SOP) telah diterbitkan juga Surat Edaran Delapan Daftar Periksa, terjadwal dalam Kalender Pendidikan pelaksanaan Sosialisasi dan Simulasi PTM Terbatas serta pembahasan bersama SOPD terkait selaku Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Kapuas yang dipimpin Sekda Kabupaten Kapuas akhir pekan lalu,”  ucap Kadisdik Kapuas.

Bahkan v secara khusus hadir dalam Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA/SMK Kabupaten Kapuas yang dihadiri seluruh Pengawas dan puluhan Kepala SMA/SMK, Kamis (7/7/2021), di ruang rapat SMAN 1 Kuala Kapuas.

“Kesehatan dan keselamatan merupakan prioritas utama dalam penetapan kebijakan dan penyelenggaraan pendidikan, namun perlu pula mempertimbangkan tumbuh kembang dan hak anak selama pandemi Covid-19 dengan senantiasa menerapkan protokol kesehatan sebagai adaptasi kebiasaan baru (AKB) serta menyukseskan vaksinasi bagi pendidik dan tenaga kependidikan,” tandasnya. (AOL/*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved