Breaking News:

PTM Terbatas di Kalsel

VIDEO PTM Terbatas di Kalsel, SDN Indrasari 1 Martapura Ajarkan Anak tentang Prokes

PTM Terbatas di Kalsel. Murid SDN Indrasari 1 Martapura Kabupaten Banjar diajari tentang cuci tangan, periksa suhu, duduk berjarak, bawa makan sendiri

Penulis: Mukhtar Wahid | Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - PTM Terbatas di Kalsel. Kegiatan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan, berlangsung lancar. 

Itu terpantau saat Banjarmasinpost.co.id mengunjungi sekolah piloting di SDN Indrasari 1, Jalan SMPN 3 Martapura, Desa Indrasari, Kecamatan Martapura, Kota Martapura, Kabupaten Banjar, Kalsel, Senin (12/7/2021).

Dari 15 ruang kelas belajar di SDN Indrasari 1, tidak semua kelas yang melaksanakan PTM . Itu karena menghindari kerumunan.

Pada hari pertama masuk sekolah ini, dibatasi hanya khusus murid kelas II dan murid kelas III.

Satu ruang kelas belajar yang melaksanakan PTM dibatasi untuk 15 murid. Satu kelas itu maksimal 30 murid yang dibagi menjadi dua sesi belajar.

Baca juga: Resmi PTM Hari Ini Digelar di HSS, Sekolah Terapkan Dua Jam Pembelajaran

Baca juga: Pantau PTM Terbatas di Banjarmasin, Ini Pesan Kapolresta Kombes Rachmat Hendrawan

Sesi pertama pukul 07.30 Wita hingga pukul 09.30 Wita, maksimal PTM dua jam belajar tanpa istirahat. 

Kelas III A misalnya, hanya diisi 13 murid di sesi kedua, sejak pukul 09.30 Wita hingga pukul 11.30 Wita kegiatan PTM berakhir. 

Menurut Plt Kepala SD Negeri Indrasari 1, Yayuk Hartini, pukul 12.00 Wita adalah batas akhir seluruh kegiatan PTM. Pelaksanaannya sesuai SKB 4 Menteri.

"Kami sekolah tahap pertama yang melaksanakan uji coba PTM. Alhamdulillah tidak ada kendala karena lebih mengutamakan keselamatan dan kesehatan warga sekolah, sehingga prokes sangat ketat," katanya. 

Sebelum masuk kelas, Yayuk menjelaskan, para murid diajarkan tentang menerapkan protokol kesehatan (prokes) terdiri dari cek suhu tubuh, mencuci tangan dan lainnya.

Baca juga: PJ Gubernur Kalsel Minta PTM Terbatas di Banjarmasin Dievaluasi Lagi

Baca juga: Kasus Covid-19 Masih Tinggi, Satu Sekolah di Batola Tunda PTM Terbatas

"Kami tambahkan keran air cuci tangan, memastikan bahwa warga sekolah yang belajar sedang dalam keadaan sehat walafiat. Begitu pun para tenaga pendidiknya," imbuh dia.

Selama belajar, para murid tetap mengenakan masker, pelindung wajah, membawa cairan dan bekal makanan sendiri.

"Kami tidak melaksanakan kegiatan olahraga, tidak membuka kantin dan melarang anak-anak berbelanja selama di sekolah. Duduk mereka pun berjarak," ujarnya.

Terpisah, Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar, Liana Penny, mengatakan, PTM pada tahun ajaran baru ini dilaksanakan di 801 sekolah.

(Banjarmasinpost.co.id/Mukhtar Wahid)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved