Breaking News:

Bumi Murakata

Aplikasi APAM RSHD Barabai Masuk Top 99 Inovasi Pelayanan Publik2021, Ini Keunggulanya

Inovasi dari RSUD H Damanhuri Barabai, yaitu APAM Barabai, masuk Finalis TOP 99. Aplikasi ini memudahkan masyarakat melakukan pendaftaran berobat.

Penulis: Hanani | Editor: Alpri Widianjono
PROKOPIM PEMKAB HST
Bupati Hulu Sungai Tengah (HST), Aulia Oktafiandi, didampingi Kadinkes, saat presentasi Aplikasi APAM Barabai, dalam rangka penilaian secara virtual oleh tim penilai Kompetensi Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2021, Selasa (13/7/2021). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Aplikasi Pasien dan Aduan Masyarakat Barabai (APAM Barabai) masuk Finalis TOP 99 pada kompetensi Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2021.

Hal tersebut berdasarkan keputusan Menteri PANRB Nomor 1009 Tahun 2021 tentang  Finalis Inovasi Pelayanan Publik Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik di Kementerian/Lembaga, Pemerintah Daerah, Badan Usaha Milik Negara, dan Badan Usaha Milik Daerah 2021

Bupati Hulu Sungai Tengah (HST), H Aulia Oktafiandi, mengucapkan terima kasih kepada Tim Penilai Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik yang telah memberikan apresiasi atas Inovasi APAM Barabai hingga masuk Top 99 pada Kompetisi tersebut, Selasa (13/7/2021. APAM Barabai salah satu finalis TOP 99 adalah penilaian dalam tahap presentasi dan wawancara.

Kegiatan itu dilaksanakan secara virtual melalui zoom meeting untuk mendapatkan Top Inovasi terpuji pada KIPP Tahun 2021 yang digelar hari ini.

Bupati HST H Aulia Oktafiandi, menjelaskan, inovasi APAM Barabai merupakan inovasi RSUD H Damanhuri yang bertujuan meningkatkan kualitas pelayanan pada masyarakat. Juga terhadap pengguna jasa layanan RSHD secara umum.

"Aplikasi ini memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam melakukan pendaftaran berobat ke klinik rumah sakit secara online melalui platform aplikasi android. Masyarakat dapat mengetahui poliklinik yang buka, jadwal dokter, riwayat perawatan, informasi kamar inap dan nomor antrean yang didapat. Selain itu, masyarakat dapat memberikan saran ataupun aduan melalui fitur tersedia pada aplikasi,” katanya.  

Ditambahkan, penggunaan media elektronik/digital dalam pemberian pelayanan, juga sebagai bentuk transparansi dan optimalisasi sehingga secara langsung dirasakan oleh masyarakat.

Selain itu, penggunaan media tersebut dapat meminimalisasi kontak fisik sehingga membantu dalam mencegah penyebaran Covid-19.

"Salah satu yang menjadi kebanggaan kami, APAM Barabai menjadi aplikasi pendaftaran online pertama untuk rumah sakit  di Kalimantan Selatan, yang kemudian dijadikan rujukan oleh rumah sakit lain untuk memiliki aplikasi dengan sistem yang serupa,” katanya.

Diapun mengapresiasi serta menjamin keberlanjutannya terhadap berbagai inovasi pelayanan publik yang telah di lakukan RSUD H Damanhuri. (AOL/*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved