Budidaya Hamster Banjarbaru
Inilah Kiat-kiat Sukses Budidaya Hamster, Kandang Harus Layak
Hamster ialah binatang sejenis hewan pengerat, terdapat berbagai jenis di dunia dan hampir ada di tiap negara. Walaupun tubuhnya kecil, hamster membut
Penulis: Kristin Juli Saputri | Editor: Edi Nugroho
Editor: Edi Nugroho
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Hamster ialah binatang sejenis hewan pengerat, terdapat berbagai jenis di dunia dan hampir ada di tiap negara. Walaupun tubuhnya kecil, hamster membutuhkan kandang yang luas lho.
Hamster termasuk ke dalam subfamili Cricetinae. Subfamili ini terbagi menjadi sekitar 18 spesies, yang diklasifikasikan ke dalam enam atau tujuh genus.
Septriyandi Herdian Perdana Putra atau Asep, salah satu peternak sukses asal Kota Banjarbaru Provinsi Kalimantan Selatan yang berhasil membudidayakan hamster dari jenis ras Campbell.
Tidak mudah menjadi pembudidaya hamster namun tak ada salahnya mencoba, berikut ini kiat-kiat dari Asep agar sukses berternak hamster.
Baca juga: Asep Budidaya 70 Pasang Hamster, Mulai Jenis Argente Sampai Dominan
Baca juga: VIDEO Laris Manis Jual Hamster di Banjarmasin, Syrian dan Winter White Jadi Favorit
"Harus disiplin secara keseluruhan. Pertama jaga kelayakan hidup hamsternya, " kata Septriyandi Herdian Perdana Putra (28) kepada Banjarmasinpost.co.id, Senin (12/7/2021).
Berdasarkan penuturan Asep bahwa kiat kedua ternak hamster yaitu perlu memperhatikan pakan dan keadaan kandang yang harus layak tinggal.
Hamster dapat disimpan baik di kandang maupun pada Aquarium.
Kandang Aquarium dapat mencegah hamster melempar keluar serbuk kayu dan sampah-sampah lainnya keluar kandang, memberikan pemandangan yang lebih baik untuk hamster, lebih tenang, serta mencegah keadaan sekitar kandang yang kotor.
Lantai dari tempat tinggal hamster biasanya dipenuhi dengan serbuk kayu. Serbuk kayu dibuat dari kertas yang sudah dibuang atau kayu dengan aroma-aroma adalah yang paling sehat.
Mengerat dan memakan serbuk kayu yang terbuat dari pohon cedar, pinus, mungkin mengandung fenol yang bisa merusak sistem respirasi, hati dan kulit hamster.
"Ketiga, kalau memang ingin menjadikan sebagai usaha ternak hamster maka harus pintar menyiasati kapan memperbanyak dan mengurangi produksi, " beber Asep.
Sejak 2009 yang lalu Asep sudah menjalankan budidaya hamster di rumahnya yang beralamat di Komplek Mita Permai Blok C Nomor 6, Jalan Intan Sari, Kelurahan Sungai Besar, Kota Banjarbaru. (Banjarmasinpost.co.id/Kristin Juli Saputri)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/asep-dan-kandang-hamsternya-asdf.jpg)