Breaking News:

Berita Banjarmasin

VIDEO Jaksa Gunakan Kelotok Antar Sembako untuk Warga Terdampak Covid-19 di Banjarmasin

Asisten Pidana Umum (Aspidum) Kejati Kalsel, Indah Laila, bersama tim naik kelotok membagikan sembako kepada warga di pinggir sungai, dermaga, motoris

Penulis: Achmad Maudhody | Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Warga terdampak pandemi Covid-19 mendapatkan bantuan dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalimantan Selatan dan jajarannya, Selasa (13/7/2021).

Seperti yang dilaksanakan di Banjarmasin, Kajati Kalsel Rudi Prabowo Aji melepas tim yang menyalurkan paket sembako. Hal yang sama, dilakukan seluruh kejaksaan negeri di bawahnya.

Di Banjarmasin, pembagian paket sembako dilakukan di seluruh kecamatan. Termasuk kepada warga di bantaran Sungai Martapura.

Naik kelotok, Asisten Pidana Umum (Aspidum) Kejati Kalsel, Indah Laila, bersama tim, membagikan langsung paket sembako melalui jalur sungai.

Baca juga: Libatkan Guru dan Siswa, SDN Sungai Jingah 1 Banjarmasin Bentuk Satgas Covid-19 di Sekolah

Baca juga: Banyak Warga Tak Paham Pengetatan Perbatasan, Kalsel Koordinasi Dengan Kalteng dan Kaltim

Sejumlah lokasi disinggahi, mulai dari rumah warga di pinggir sungai, dermaga, hingga motoris perahu yang melintas pun diberi paket sembako. Raut bahagia terlihat dari wajah mereka yang menerima bantuan.

Dikatakan Rudi Prabowo Aji, kurang lebih 3.000 paket sembako yang dibagikan pada momen rangkaian peringatan Hari Bhakti Adhyaksa ke-61 dan ulang tahun XII Ikatan Adhyaksa Dharmakarini kali ini.

Pembagian paket sembako, sengaja dilakukan dengan harapan dapat meringankan beban masyarakat khususnya yang paling terdampak pandemi.

"Bakti sosial hari ini, kami bagi sembako kepada masyarakat di Banjarmasin dan Kalsel umumnya melalui juga kejari di wilayah masing-masing. Ini serentak se-Indonesia, diinisiasi Kejaksaan Agung," kata Rudi.

Baca juga: Hari Pertama Masuk Sekolah, Siswa SDN Basirih 10 Banjarmasin Diajak Kerja Bakti

Baca juga: Gunakan BTT, Pj Gubernur Safrizal Sebut Anggaran Penanganan Covid-19 Kalsel Tak Terbatas

Penyerahan bantuan dengan cara jemput bola, sengaja dipilih agar tak merepotkan masyarakat penerima bantuan dan dapat meminimalisasi risiko terjadinya kerumunan.

"Diantar langsung, supaya tidak merepotkan masyarakat dan dengan begini lebih memasyarakat," ucap Rudi.

(Banjarmasinpost.co.id/Achmad Maudhody)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved