Berita HSS

VIDEO Dinas Pertanian Kabupaten HSS Siapkan RPH untuk Potong Hewan Kurban

Masyarakat diimbau potong hewan kurban RPH milik Pemkab HSS di Desa Baluti Kecamatan Kandangan Kota Kandangan untuk hindari kerumunan di masa pandemi.

Penulis: Eka Pertiwi | Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN – Dinas Pertanian Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), membuka Rumah Pemotongan Hewan (RPH) pada Hari Raya Idul Adha 1442 H.

Masyarakat yang hendak menjagal sapi maupun kambing kurban, bisa melakukannya di RPH milik Pemkab HSS tersebut di Desa Baluti, Kecamatan Kandangan, Kota Kandangan.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten HSS, Muhammad Noor, Rabu (14/7/2021), mengatakan, jumlah kurban yan g rencananya dipotong di RPH sudah ada 15 ekor.

Sebanyak 13 ekor merupakan sapi kurban dari Masjid Istiqamah Kota Kandangan dan 2 ekor lainnya merupakan kurban dari Baznas HSS.

Baca juga: Dinas Pertanian HSS Klaim Stok Hewan Kurban Cukup, Mulai Periksa Hewan Kurban

Baca juga: Hari Bakti Adhyaksa ke-61, Kejari HSS Gelar Vaksinasi Covid-19

Dijelaskannya, pemotongan di RPH di saat pandemi Covid-19 seperti sekarang sangat dianjurkan.

Hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya kerumuman saat penyembelihan hewan kurban, seningga mencegah pula potensi penyebaran Covid-19.

Apalagi, beber Muhammad Noor, saat kegiatan penyembelihan hewan kurban biasanya masyarakat sering berkumpul untuk melihat bagaimana sapi dijagal.

Sementara, hal demikian bertentangan dengan kondisi yang masih pandemi.

Baca juga: Jelang Idul Adha 1442 H Tahun 2021, Sekda HSS Pantau Harga Kebutuhan Pokok

Baca juga: Seleksi CPNS Kalsel, Inilah Jumlah Pelamar Pegawai dan PPPK di Kabupaten HSS

“Imbauan kami, masyarakat bisa memotong di RPH. Ya, memang, budaya penyembelihan hewan kurban biasanya dilakukan di tempat tinggal yang berkurban. Selain itu, tidak ada aturan yang mewajibkan. Namun, alangkah baiknya dipotong di RPH,” bebernya.

Dikatakannya, dalam sekali jagal hewan kurban, bisa mencapai lima ekor sapi. Dalam sehari, bisa menjagal hingga puluhan ekor sapi.

Jumlah penjagal sapi ada tiga orang dan petugas di RPH ada empat orang. Setelah dipotong di RPH, hewan kurban tersebut akan diserahkan ke panitia kurban.

(Banjarmasinpost.co.id/Eka Pertiwi)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved