Breaking News:

Berita HSS

Pengepul Sapi di Kandangan Banjir Orderan dari Luar Daerah

Menjelang Hari Raya Idul Adha, pedagang sapi dari Kabupaten Hulu Sungai Selatan justru banjir orderan.

Penulis: Eka Pertiwi | Editor: Edi Nugroho
banjarmasinpost.co.id/Eka Pertiwi
Hewan Kurban di HSS 

Editor: Edi Nugroho

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - Menjelang Hari Raya Idul Adha, pedagang sapi dari Kabupaten Hulu Sungai Selatan justru banjir orderan.

Tak hanya melayani untuk dalam daerah seperti Kota Kandangan dan sekitar Kabupaten Hulu Sungai Selatan saja, pedagang sapi justru mendapat orderan hingga ke berbagai kabupaten dan kota di Kalimantan Selatan.

Misalnya, Noorkhoiyimah memiliki kandang sapi dan peternakan di Jalan Harapan Kelurahan Kandangan Barat, Kecamatan Kandangan kabupaten Hulu Sungai Selatan. Ia bahkan menyediakan 80 ekor sapi untuk Idul Adha kali ini.

Menurutnya, jumlah ini tak ada penurunan dibanding tahun lalu. Sapi-sapi ini bahkan sudah dipesan oleh warga Kabupaten Tabalong.

Baca juga: VIDEO Jelang Idul Adha, Peternak Sapi di Balangan Mulai Ramai Didatangi Pembeli

Baca juga: Syarat Aurel Hermansyah ke Atta untuk Kurban di Idul Adha 2021, Sapi yang Diinginkan Terungkap

Baca juga: Kelelahan di Perjalanan, Sapi Kurban di RPH Basirih Banjarmasin Disuntik Vitamin

Baca juga: Babinsa Kodim Banjar Bantu Warga Amankan Sapi Lepas, Dandim Berharap Warga Tak Segan dengan TNI

Hewan kurban miliknya dibanderol dengan harga Rp 15 hingga Rp 33 juta. “Kalau Rp 33 juta ini berat bersih sapi 200 kilogram. Jenis Peranakan Ongol,” katanya.

Ia juga menyediakan sapi jenis sapi Bali dan Limosin. “Kalau tidak Idul Adha kami juga membesarkan sapi. Selain Idul Adha juga ada peminatnya tapi tidak banyak,” bebernya.

Hal serupa juga dikatakan oleh penjual sapi di Desa Amawang Kiri Kecamatan Kandangan, Nurdiah. Nurdiah bahkan sudah menjual 100 ekor sapi untuk Idul Adha kali ini. Hewan kurban yang ditawarkannya juga berasal dari NTT dan NTB.

Sapinya jenis Limosin dan Sapi Bali. Sapi miliknya dibanderol dengan harga Rp 15 juta hingga Rp 45 juta. Peminat sapinya juga berasal dari berbagai daerah. Mulai dari Kabupaten Banjar, Tapin, dan seputaran HSS.

“Orang pesan dari Sungai Lulut ada beberapa,” katanya.

Sementara itu, pedagang kambing asal Kecamatan Simpur Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Ahmad mengaku menjual kambing pada musim lebaran ini sebanyak 100 ekor.

Harga kambing berkisar Rp 2 juta hingga Rp 4 juta. “Kalau hari biasa dalam sebulan kami biasa menjual rata-rata 30 ekor kambing dan meningkat pada bulan Maulid,” katanya. (banjarmasinpost.co.id/Eka Pertiwi)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved