Breaking News:

Berita Kabupaten Banjar

Jalan Gubernur Syarkawi Kabupaten Banjar Diperbaiki, Diberlakukan Sistem Buka Tutup

Sistem buka tutup diberlakukan mengantisipasi kemacetan di Jalan Gubernur Syarkawi Kabupaten Banjar yang sedang dalam perbaikan

Penulis: Mukhtar Wahid | Editor: Eka Dinayanti
banjarmasinpost.co.id/mukhtar wahid
Antrean pengendara roda yang melintas di Jalan Gubernur Syarkawi, Desa Sungai Tabuk Kota, Kecamatan Sungai Tabuk 

Yandi, pengemudi armada angkutan diler mobil mengaku sepanjang Jalan Gubernur Syarkawi dilakukan buka tutup lalulintas.

Baca juga: Sebelum Ditemukan Tewas di Kontrakan di Banjarmasin, Usman Mengaku Demam ke Tetangga

Baca juga: Menyaksikan Api Melumat Bangunan Ponpes Al Falah Banjarbaru, Santri Asal Sampit ini Jadi Trauma

"Ada beberapa titik yang harus antre karena buka tutup seperti ini. Kondisi jalannya sudah lebih baik jika dibanding awal tahun kemarin," kata warga Gambut itu.

Menurut Yandi, arus lalulintas buka tutup tertib dan lancar karena ada petugas proyek yang mengatur secara bergantian.

Namun, bila tidak ada petugas pengatur buka tutup, semua pengguna jalan rebutan sehingga menimbulkan kemacetan.

"Kalau malam hari atau pelaksana proyek istirahat, pasti kemacetan panjang yang terjadi," katanya.

Joe, pengendara mobil pribadi mengaku memilih melintas di Jalan Gubernur Syarkawi agar lebih cepat tiba di Kota Marabahan.

Baca juga: Narkoba Kalsel, Bekuk Dua Pelaku, 10 Paket Sabu Diamankan Satresnarkoba Polres Tabalong

Menurutnya kalau memilih Jalan A Yani akan terjebak kemacetan di beberapa titik, seperti di Km 3 dan kawasan Jalan Hasan Basri.

"Saya memilih Jalan Gubernur Syarkawi karena kondisi jalannya sudah baik. Kalau awal Januari lalu tidak berani melintas," katanya.

Bahtiar, mengaku menjemput anaknya yang mondok di Pesantren melintas melalui Jalan Gubernur Syarkawi.

Kendati jika cuaca cerah, akses jalan itu berdebu, bersama dua anaknya, berkendara roda dua memilih akses Jalan Gubernur Syarkawi karena lebih cepat tiba di tujuan.

"Saya berharap jalan nasional segera diperbaiki," kata warga Provinsi Kalimantan Tengah ini.

(banjarmasinpost.co.id/ mukhtar wahid)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved