Breaking News:

Berita Banjarmasin

Mahasiswa ULM Kalsel Paparkan Hasil Penelitian tentang Ruang Publik untuk Disabilitas

Mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat teliti perencanaan ruang inklusif di Pelambuan dan mobilitas perempuan penyandang disabilitas di Kelayan Barat

Penulis: Muhammad Rahmadi | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/MUHAMMAD RAHMADI
Mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat (ULM) saat memaparkan hasil penelitian Urban Citizenship Academy (UCA) atau Akademi Kewargaan Kota melalui zoom meeting, Kamis (15/7/2021). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Tahun ini, Urban Citizenship Academy (UCA) atau Akademi Kewargaan Kota telah bekerja sama dengan program Social Development Practice (SDP) - University College London (UCL) dalam menyelenggarakan riset kolaboratif.

Kegiatannya mengenai praktik gerakan sosial dan kampanye membangun kota yang lebih inklusif, khususnya bagi penyandang disabilitas.

Pelaksanaan terpusat di Banjarmasin, Kalimantan Selatan dan Solo, Jawa Tengah. Inisiatif ini juga berkolaborasi dengan Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Kalimantan Selatan dan Universitas Sebelas Maret di Solo.

Sejak Februari 2021, 26 mahasiswa dari ULMdan Universitas Sebelas Maret berkolaborasi dengan 42 partisipan dari University College London, mengadakan kegiatan penelitian terkait inklusivita, serta mengembangkan beragam inisiatif untuk mengatasi tantangan tersebut.

Baca juga: Tolak Keberatan Terdakwa, Hakim Lanjutkan Sidang Penipuan Perjalanan Haji Banjarmasin

Baca juga: Vaksinasi dari Puskesmas Tapin Utara Kalsel Terhenti karena Stok Habis

"Walaupun dalam masa pandemi, tetap bersemangat dan terlibat aktif dalam mengumpulkan data-data dan informasi di lapangan," kata Ahmad Rifai, Direktur Eksekutif, Kota Kita, Kamis (15/7/2021), melalui zoom meeting.

Di Banjarmasin, Kalsel, kegiatan penelitian fokus di Pelambuan dan Kelayan Barat.

Kelompok Pelambuan berupaya memahami sejauh mana desain dan perencanaan ruang publik yang Inklusif, sehingga dapat meningkatkan partisipasi masyarakat Pelambuan.

Sementara utuk Kelayan Barat fokus memahami bagaimana cara meningkatkan mobilitas perempuan penyandang disabilitas, untuk meningkatkan akses mereka ke ruang publik.

Baca juga: VIDEO Guru Dikabarkan Terpapar Covid-19, Desinfektan Disemprotkan di SMPN 33 Banjarmasin

Baca juga: VIDEO Puluhan Sopir Angkutan Unjuk Rasa di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin

"Kami sangat berterima kasih kepada Kota Kita yang telah mengundang Universitas Lambung Mangkurat dalam program ini. Melalui program ini, mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat mendapatkan pengalaman baru di luar ekspektasi mereka, satu di antaranya mengenai riset aksi partisipatif. Saya harap kolaborasi bersama Kota Kita dan University College London dapat berlanjut," ucap Arief Budiman, PhD, Ketua UPM Kerjasama Internasional ULM di Banjarmasin.

Diketahui, Kota Kita (KK) merupakan organisasi nirlaba berbasis di Kota Solo, Indonesia. Fokusnya,  bidang perencanaan kota dan partisipasi masyarakat dalam pembangunan kota. 

Kegiatan yang dilakukan Kota Kita berfokus pada isu tata kelola pemerintahan, inklusivitas dan ketangguhan perubahan iklim.

(Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Rahmadi)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved