Breaking News:

Berita Banjarmasin

Mata Punai Marlina Raih Juara Lomba Menganyam Purun Taman Budaya

Rasa kaget bercampur gembira terpancar di wajah Marlina dari Banjarbaru setelah dinobatkan meraih juara pertama lomba menganyam purun

Penulis: Syaiful Anwar | Editor: Edi Nugroho
Banjarmasinpost.co.id/Syaiful Anwar
Para pemenang lomba menganyam purun bersama dewan juri. 

Editor: Edi Nugroho

BANJARMASIN POST.CO.ID, BANJARMASIN - Rasa kaget bercampur gembira terpancar di wajah Marlina dari Banjarbaru setelah dinobatkan meraih juara pertama lomba menganyam purun yang dilaksanakan UPTD Taman Budaya Provinsi Kalsel, Kamis (15/7/2021).

Di lomba ini, Marlina mengambil motof mata punai dianyaman purunnya. "Saya membikin motif Mata Punai supaya beda dengan peserta lainnya," ujarnya saat menjelaskan ke dewan juri tubuh menggitir dan suara gugup saat menjelaskan Kamis sore.

Pengrajin dari Galuh Banjarbaru ini menambahkan, dirinya belajar mengancam purun ini dari pengrajin Amuntai tahun 2016.

"Sebelumnya saya belajar menganyam lampit dari orangtua," tandasnya.

Baca juga: Hidup dari Tanaman Purun, Perajin HSU Ini Seharian Mengayuh Dayung Ditengah Rawa Cari Purun

Baca juga: VIDEO Taman Budaya Kalsel Gelar Worshop Anyaman Purun, Pengrajin Diminta Kreatif Bikin Aksesoris

Baca juga: Ikuti Workshop Menganyam, Mahasiswi UIN Antasari Ini Berharap Anyaman Purun Diminati Generasi Banua

Baca juga: Ragam Pesona Budaya Banjar, Taman Budaya Kalsel Gelar Lomba Panting Hingga Menganyam Purun

Juara kedua di lomba menganyam purun diraih Masrufah, posisi ketiga oleh Aminah dan harapan pertana diraih Silvia dan harapan kecua oleh Liana.

Lomba menganyam purun ini diikuti 30 peserta dengan dewan juri terdiri Aminatus Alifah Roy Rizali Anwar sebagain ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Kalsel, Ketua DWP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalsel, Hj Sri Ellyanie, S.Sos, dan Muhammad Arifin dari Rumah Kreatif dan Pintar Banjarmasin.

Lomba menganyam purun ini dimulai dari pukul 11.00 Wita hingga pukul 14.30 Wita dan dilanjutkan rapat dewan juri menentukan lima terbaik dan diminta memaparkan hasil karyanya di depan dewan juri.

Sementara itu, Aminatus Alifah Roy Rizali Anwar sebagain ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Kalsel mengatakan menganyam purun merupakan kebudayaan daerah di Kalsel yang harus dilestarikan.

"Kami sangat mengapreasi lomba mengayam purun yang dilaksakan Taman Budaya Kalsel ini. Adanya lomba ini menambah kreatifis pengrajin dan meningkatkan ekonomi ibu rumah tangga dan lingkungan," paparnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved