Breaking News:

Ponpes Al Falah Terbakar

Menyaksikan Api Melumat Bangunan Ponpes Al Falah Banjarbaru, Santri Asal Sampit ini Jadi Trauma

Meski asramanya tak ikut terbakar dalam peristiwa kebakaran di Ponpes Al Falah Banjarbaru, santri dari Sampit Kalteng, mengaku trauma

Penulis: Khairil Rahim | Editor: Eka Dinayanti
banjarmasinpost.co.id/khairil rahim
Santri Ponpes Putera Al Falah Banjarbaru mengangkut barang barang keluar dari kompleks 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Trauma dirasakan para santri Pondok Pesantren Al Falah Landasan Ulin Banjarbaru, setelah menyaksikan langsung api meluluhlantakkan sejumlah asrama, Kamis (15/7/2021) subuh.

Bahkan santri yang asrama tidak terbakar pun ikut merasakan guncangan akibat kejadian itu.

Seperti Raihan Fahri siswa kelas 1 wustho (Tsanawiyah), sambil mengangkut barangnya keluar dari asrama, dia mengaku ingin pulang.

"Saya ingin pulang ke Sampit," kata dia ketika ditanya mau dibawa ke mana barang barang miliknya yang diangkut.

Baca juga: Ponpes Al Falah Banjarbaru Terbakar, Baju, Kitab dan Uang Rp 1 Juta Milik Arifin Ikut Hangus

Baca juga: Ponpes Al Falah Banjarbaru Terbakar, Orangtua Santri Berdatangan Pastikan Kondisi Putra Mereka

Fahri mengatakan dia tidak tahu harus kemana lagi dan inginnya langsung pulang saja ke Kalteng.

"Asrama saya tidak terbakar tapi saya masih khawatir sekali," tambah dia.

Sementara Arifin sama sekali tidak sempat menyelamatkan barang yang berada di asrama tempat dia tinggal.

Hanya menyisakan baju dan sarung serta peci yang dia kenakan ke Masjid.

Arifin menceritakan di saat kejadian para santri sedang melakukan wirid di dalam masjid usai salat subuh berjamaah.

Baca juga: Narkoba Kalsel, Bekuk Dua Pelaku, 10 Paket Sabu Diamankan Satresnarkoba Polres Tabalong

Baca juga: Pencabulan di Kalsel, Enam Tahun Ayah Tiri di Kotabaru ini Cabuli Putrinya yang Masih di Bawah Umur

"Lalu ada staff berteriak api. Semua langsung kaget dan berhamburan keluar dari masjid," tambah dia.

Arifin tambah kaget ternyata asrama yang dia tinggali yakni Ibnu Abas habis terbakar.

"Setahu saya asrama saya yang pertama terbakar kemudian menjalar ke asrama lainnya," sambung dia.

Ia pun tidak sempat menyelamatkan harta benda yang berada di asrama, baju, kitab serta uang tunai pun hangus terbakar.

"Baju kitab serta uang tunai sebesar 1 juta ikut terbakar," katanya.

Banjarmasin post.co.id/Khairil rahim

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved