Rakat Murakat
Pemkab HSS Gelar Coaching Clinic Implementasi Cascading Kinerja Perangkat Daerah
Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan menggelar kegiatan Coaching Clinic Implementasi Cascading Kinerja Perangkat Daerah pada Dokumen Perencanaan P
Penulis: Eka Pertiwi | Editor: Edi Nugroho
Editor: Edi Nugroho
BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN – Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan menggelar kegiatan Coaching Clinic Implementasi Cascading Kinerja Perangkat Daerah pada Dokumen Perencanaan Perangkat Daerah Kabupaten HSS tahun 2022, di Ruang Meeting Room Intan 1 Lantai III Hotel Grand Dafam Syariah, Banjarbaru, Kamis (15/7/2021).
Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Bupati Hulu Sungai Selatan Drs H Achmad Fikry didampingi Wakil Bupati Hulu Sungai Selatan, Syamsuri Arsyad dan Sekda Kabupaten Hulu Sungai Selatan Drs H Muhammad Noor.
Kepala Bappelitbangda Kabupaten Hulu Sungai Selatan, M Arliyan Syahrial mengatakan ascading atau form kinerja perangkat daerah yang telah disusun oleh masing masing perangkat daerah akan diimplementasikan dalam Rencana Kerja Perangkat Daerah (RKPD) tahun 2022 serta penyesuaian rencana strategis perangkat daerah tahun 2018-2023.
Dijelaskannya, hal ini merupakan implementasi perwujudan dari penganggaran berbasis kinerja. Hal ini dilakukan untuk percepatan pencapaian target indikator kinerja utama (IKU) Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan.
Baca juga: Dinas Pertanian HSS Klaim Stok Hewan Kurban Cukup, Mulai Periksa Hewan Kurban
Baca juga: Jelang Idul Adha 1442 H Tahun 2021, Sekda HSS Pantau Harga Kebutuhan Pokok
Baca juga: Pantau PTM di SDN Muning Tengah, Bupati HSS : Orangtua Juga Wajib Masker saat Antar Jemput
Percepatan pencapaian target IKU program perangkat daerah lintas sektor serta sinkronisasi prioritas pembangunan pada RPJMD Hulu Sungai Selatan tahun 2020- 2024 dan RKP 2022. Selain itu, RPJMD Provinsi Kalimantan Selatan tahun 2020-2024 dan RKPD Provinsi Kalimantan Selatan pada 2022 nanti.

“Sehingga nantinya diperoleh performance kinerja perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan yang terukur dan akuntabel,” harapnya.
Sementara itu, Kepala Bappeda Kalimantan Selatan, Nurul Fajar Desira menyambut baik dilaksanakannya kegiatan ini. Menurutnya, kegiatan ini untuk menghindari kegagalan perencanaan.
Fajar menjelaskan arah pembangunan serta strategi Provinsi Kalimantan Selatan yakni berkontribusi dalam agenda Indonesia Emas maupun dalam menjadi gerbang ibukota negara.
Dirinya juga mengungkapkan rencana Pemprov Kalsel dalam pengembangan kewilayahan. Misal Kecamatan Loksado menjadi salah satu prioritas Pemprov Kalsel. Tidak hanya dalam bidang pariwisata namun juga menjadi Geopark Kalsel yang akan diusulkan ke UNESCO.
Bupati Hulu Sungai Selatan, Drs H Achmad Fikry mengucapkan terima kasih atas arahan dan petunjuk yang diberikan Kepala Bappeda Kalsel. Ia juga menyampaikan apresiasinya kepada narasumber Ananda Juarsa yang terus mendampingi Pemkab HSS dalam meningkatkan kinerja perangkat daerah melalui perencanaan.Dengan perencanaan dan kinerja perangkat daerah yang akuntabel dan terukur, ia menargetkan peningkatan PAD sebesar 30 persen.
“Kalau selalu terpaku pada dana transfer pusat, tentu tidak bisa. Harus ada upaya untuk meningkatkan PAD. Semoga target ini bisa kami capai pada tahun 2022 mendatang,” harapnya.
Terkait dengan rencana Pemprov Kalsel yang memprioritaskan pariwisata dan Geopark di Loksado, Bupati siap duduk bersama dan mendukung kebijakan tersebut.
“Alhamdulillah selama ini Pemprov sudah banyak membantu pengembangan objek wisata di Loksado. Inilah yang sangat kami harapkan dalam mengembangkan potensi tersebut secara bersama-sama,” katanya.
Coaching Clinic Implementasi Cascading Kinerja Perangkat Daerah juga diikuti oleh Kepala Organisasi Perangkat Daerah Hulu Sungai Selatan, Kabag Setda, Camat, dan Tim Perencanaan di lingkup Pemkab HSS dengan narasumber Kabid Penyiapan Perumusan Kebijakan Akuntabilitas Aparatur dan Tenaga Ahli SAKIP dari Kemenpan RB, Ananda Juarsa. (aol)