Breaking News:

Ponpes Al Falah Terbakar

Ponpes Al Falah Banjarbaru Terbakar, Nursyahid Bersyukur karena Para Santri Selamat

Meski api menghanguskan bangunan Ponpes Al Falah Banjarbaru, Ketua Pengurus Yayasan mengucap syukur karena tak ada korban jiwa dalam kejadian itu

Penulis: Siti Bulkis | Editor: Eka Dinayanti
banjarmasinpost.co.id/siti bulkis
Kebakaran Pondok Pesantren Al Falah Putra di Jalan A Yani Km 23, Landasan Ulin, Banjarbaru, Kalimantan Selatan hanguskan pakaian hingga kitab milik santri 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Ketua Pengurus Yayasan Pondok Pesantren Al Falah sekaligus Ketua MUI Banjarbaru, KH Nursyahid Ramli bersyukur para santri selamat.

"Alhamdulillah, semua santri selamat dan tidak ada yang menjadi korban dari musibah kebakaran ini. Keselamatan para santri yang utama," ucap Nursyahid Ramli sembari meneteskan air mata.

Dirinya tidak sedikit pun menduga kejadian ini terjadi.

Pasalnya, sebelum terjadi kebakaran, dirinya tengah menjadi imam salat bersama dengan para santri di Masjid Gairu Jami Pondok Pesantren Al Falah.

Baca juga: Kesaksian Ustad yang Pertama Melihat Api Berkobar di Ponpes Al Falah Banjarbaru

Baca juga: Kebakaran Ponpes Al Falah Banjarbaru, Besarnya Kobaran Api Membuat Santri Tak Bisa Selamatkan Barang

"Kebetulan kejadiannya di pagi hari saat kami tengah beribadah bersama di masjid dan saat wirid, api menyala," bebernya.

Diduga kebakaran dikarenakan korsleting listrik itu terjadi saat masih mengerjakan salat subuh, namun, masih belum besar.

Kemudian, tambahnya, api yang menyala dari plafon ruangan di tingkat atas tersebut menjalar menghanguskan 12 ruangan kelas, wartel, sembilan asrama, ruangan osis dan toko kitab.

Ditambahkan Nursyahid, beruntungnya kobaran api tidak merambat ke bangunan lainnya lagi.

Sementara terkait pembelajaran, Nursyahid menjelaskan para santri memang direncanakan untuk dipulangkan menyambut lebaran Idul Adha di rumahnya masing-masing dan sebelumnya dijadwalkan santri diperbolehkan pulang selepas ba'da Zuhur.

Baca juga: Jalan Gubernur Syarkawi Kabupaten Banjar Diperbaiki, Diberlakukan Sistem Buka Tutup

Baca juga: Sebelum Ditemukan Tewas di Kontrakan di Banjarmasin, Usman Mengaku Demam ke Tetangga

Namun, dikarenakan ada musibah ini, santri dipulangkan lebih awal dan orangtua yang mengetahui peristiwa pun datang lebih dulu.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved