Breaking News:

Kapuas Kota Air

Bupati Kapuas Komitmen Sukseskan Program Sekolah Penggerak

Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Pemerintah Kabupaten Kapuas dengan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi

Penulis: Fadly Setia Rahman | Editor: Edi Nugroho
Disdik Kapuas
Bupati Kapuas Ben Brahim S Bahat menyerahkan Nota Kesepahaman/Memorandum of Understanding (MoU) antara Bupati Kapuas dengan Mendikbudristek tentang Program Sekolah Penggerak (PSP) kepada H Suwarno Muriyat Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas 

Editor: Edi Nugroho

BANJARMASINPOST.CO.ID, KUALAKAPUAS - Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Pemerintah Kabupaten Kapuas dengan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemdikbudristek) telah dilaksanakan beberapa waktu yang lalu.

Ditandatangani oleh Bupati Kapuas Ben Brahim S Bahat dengan Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim.

MoU dimaksud yakni tentang Program Sekolah Penggerak (PSP). Naskah MoU pun telah diserahkan Bupati kepada Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kapuas, H Suwarno Muriyat.

Kadisdik Kapuas, H Suwarno Muriyat melaporkan pada 2021 di Kabupaten Kapuas telah ditetapkan oleh Kemdikbudristek sebanyak 16 sekolah pelaksana PSP terdiri dari 2 TK, 8 SD, 4 SMP dan 2 SMA, tersebar dalam wilayah Kabupaten Kapuas.

Baca juga: Tekan Penularan Covid-19, Bupati Kapuas : Lebih Baik Mencegah Daripada Mengobati

Baca juga: Sidang Dugaan Penipuan, Mantan Bupati Balangan Sebut Tak Pernah Berhutang ke Pelapor

Baca juga: Pererat Jalinan Kemitraan, Jajaran Diskominfo Kunjungi PWI Kabupaten Kapuas

Baca juga: Perbaikan Layanan Kesehatan, Bupati Saidi Mansyur Bangun Puskesmas Baru di Sambung Makmur

"Sedikitnya 450 Pendidik dan Tenaga Kependidikan (Pengawas, Kepala Sekolah, Guru dan Tenaga Operator/Tata Usaha) dari 16 sekolah dalam dua bulan terakhir sedang mengikuti pelatihan secara virtual," katanya, Jumat (16/7/2021).

Dilanjutkannya, nantinya juga akan dilaksanakan in house training (IHT) secara langsung sebagai upaya dalam penguatan SDM sekolah.

"Mereka dibimbing langsung oleh Widyaiswara dari Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan serta Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (P4TK) Kemdikbudristek," beber Suwarno Muriyat.

Sebelumnya, Bupati Kapuas Ben Brahim S Bahat meminta agar Kadisdik, Pengawas, Kepala Sekolah, Guru dan Operator Sekolah selaku penerima manfaat PSP senantiasa berkomitmen kuat.

Untuk mengikuti seluruh proses lima intervensi yang telah dan akan dilakukan oleh Pemerintah maupun Pemerintah Daerah.

Kelima intervensi itu meliputi pendampingan konsultatif dan asimetris, penguatan SDM sekolah, pembelajaran kompetensi holistik, perencanaan berbasis data serta digitalisasi sekolah.

"Sehingga terjadi transformasi satuan pendidikan dalam rangka peningkatan hasil belajar peserta didik secara holistik, baik dari aspek kognitif maupun nonkognitif (karakter) sehingga terwujud profil Pelajar Pancasila," tegas Ben Brahim.
(aol)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved