Breaking News:

Berita Banjarmasin

Anggota DPRD Kalsel Minta Sekolah Bikin Buku Saku Prokes Covid-19 untuk Siswa

Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Selatan kunjungi SMAN 1 Angsana di Kecamatan Angsama, Kabupaten Tanbu, melihat persiapan Pembelajaran Tatap Muka.

Penulis: Milna Sari | Editor: Alpri Widianjono
DPRD KALSEL
Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Selatan melaksanakan kunjungan kerja di SMAN 1 Angsana, Kecamatan Angsana, Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu), Jumat (16/7/2021). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN -  Sekolah-sekolah diminta membuat buku saku untuk pelajar yang berisi Standart Operating Procedure (SOP) protokol kesehatan (prokes).

Hal tersebut diungkapkan Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), HM Lutfi Saifuddin, ketika melaksanakan kunjungak kerja ke SMAN 1 Angsana, Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu).

"Jadi, selain berisi SOP prokes, buku saku tersebut juga berisi kolom riwayat kesehatan dan monitoring mobilitas anak didik kita di luar sekolah," ucap politikus partai Gerindra tersebut, Sabtu (17/7/2021).

Dilanjutkan Lutfi, bahwa kolom monitoring mobilitas anak didik di luar pagar sekolah sangatlah penting. Sebab, alih-alih mereka terinveksi Covid-19 di sekolah, malah terinveksi di luar sekolah.

Baca juga: Update Covid-19 Kalsel: Meninggal 6, Sembuh 88, Positif 645 Kasus

Baca juga: Anggota DPRD Kabupaten Tanbu Koordinasi ke BPTD Agar Pasang Lampu Jalan

"Sia-sia jika hanya patuh prokes di sekolah, namun ketika di luar sekolah malah melanggar prokes," cetusnya.

Tentu ujar Lutfi untuk memastikan kebenaran dari data yang dimasukkan oleh anak didik, kolom monitoring di buku saku tersebut harus diverifikasi atau ditandatangani wali atau orangtua masing-masing di rumah.

Ditekankan oleh Lutfi lagi bahwa di dalam buku saku tersebut juga harus diberikan informasi gejala-gejala Covid-19 dan hotline Gugus Tugas Covid-19 dan rumah sakit terdekat yang dapat dihubungi. Ini memudahkan dan mempercepat penanganan.

Sementaran itu, Sekretaris Komisi IV DPRD Provinsi Kalsel, Firman Yusi, mengapresiasi persiapan Pembelajaran Tatap Muka yang sangat baik oleh SMAN 1 Angsana di Kecamatan Angsana, Kabupaten Tanbu, tersebut.

Baca juga: Seleksi CPNS Kalsel, Penerimaan PPPK Guru, BKD Diklat Banjarmasin Hanya Memfasilitasi

Baca juga: Kepala Rutan Rantau Kalsel Berharap Warga Binaan Bisa Dapat Vaksin Covid-19

“Dari sekian banyak sekolah yang sudah kami monitor, SMAN 1 Angsana ini termasuk yang paling baik dari segi persiapan Pembelajaran Tatap Muka. Tinggal bagaimana penerapannya. Diharapkan nanti evaluasi harus berkala, sejauh mana ketercapaian penerapan SOP yang tidak hanya harus dipatuhi oleh anak didik, namun juga seluruh warga SMAN 1 Angsama, tak terkecuali hingga dewan guru," ucapnya.

(Banjarmasinpost.co.id/Milna Sari)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved