Breaking News:

Berita Banjarmasin

BBPPKS Banjarmasin Beri Pengetahuan tentang Pengendalian Covid-19 kepada Pendamping PKH

BBPPKS Banjarmasin beri bekal kepada para pendamping PKH dari 4 provinsi tentang penanganan dan pengendalian Covid-19, serta pencegahan stunting.

Penulis: Milna Sari | Editor: Alpri Widianjono
BBPPKS BANJARMASIN
Penutupan pelatihan pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) penangan stunting yang juga diberi bekal tentang pengendalian Covid-19 di Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan, Sabtu (17/7/2021). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU -  Tenaga pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Banjarmasin, Kalimantan Selatan, dilepas ke masyarakat.

Mereka telah sebulan mengikuti pelatihan pencegahan dan penanganan Stunting.

Sebanyak 1.000 pendamping PKH dari Kalsel, Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) dan Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), juga diberi sosialisasi tentang pencegahan dan pengendalian Covid-19.

"Mereka sudah dilatih tentang penanganan Stunting. Di akhir pelatihan, kami juga memberikan sosialisasi tentang pencegahan Covid-19 dengan menghadirkan narasumber dari Kemenkes dan Satgas Covid-19," ujar Kepala BBPPKS Banjarmasin, Salahuddin Yahya, kepada Banjarmasinpost.co.id, Sabtu (17/7/2021).

Penutupan pelatihan yang digelar secara daring, jelas Salahuddin, sengaja ditambah dengan sosialisasi tentang pengendalian Covid-19.

Baca juga: Wisata Kalsel, Warga Berharap Ada Tambahan Fasilitas di Sungai Biuku Banjarmasin

Baca juga: Update Covid-19 Kalsel: Meninggal 6, Sembuh 88, Positif 645 Kasus

Pertimbangannya, melihat situasi dan kondisi pandemi saat ini. Karena itu, saat ini dinilai tepat untuk saling berbagi, mengulurkan jiwa empati dan menunaikan rasa peduli kepada masyarakat terdampak Covid-19. 

Tugas mereka selanjutnya adalah menyampaikan kembali kepada masyarakat di lingkungan tempat pendamping PKH bertugas.  

"Pesan saya bagi pendamping PKH untuk selalu berpikir, bersikap dan bertindak positif. Pikiran, sikap dan tindakan kita yang positif, sesungguhnya membawa aura perubahan positif bagi lingkungan, orang-orang disekeliling kita," ujarnya.

Sementara itu, Kabid Diklat BBPPKS Banjarmasin, Watini, menambahkan, pelatihan digelar beberapa gelombang sejak 7 Juni-15 Juli 2021.

Rinciannya, Kalsel ada 410 orang, Kaltim 304 orang, Kalteng 225 orang dan Kaltara 61 orang.

Baca juga: VIDEO Wisata Kalsel, Alam Pedesaan Asri di Sungai Biuku Kota Banjarmasin

Baca juga: Anggota DPRD Kalsel Minta Sekolah Bikin Buku Saku Prokes Covid-19 untuk Siswa

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved