Breaking News:

Berita Banjarmasin

Bimtek Pra Tugas, Wabup Tekankan Kades Terpilih Patuhi Regulasi Pengelolaan Dana Desa

Usai dilantik pada 29 Juni 2021, 164 kades terpilih pada pilkades serentak Barito Kuala mengikuti bimbingan teknis (Bimtek) pra tugas.

Penulis: Muhammad Tabri | Editor: Edi Nugroho
Banjarmasinpost.co.id/MuhammadTabri
H Rahmadian Noor, Wakil Bupati Barito Kuala saat membuka Bimtek pra tugas kades tahap pertama di Hotel Aria Barito Banjarmasin, Jumat (16/7/2021). 

Editor: Edi Nugroho

BANJARMASONPOST.CO.ID, MARABAHAN - Usai dilantik pada 29 Juni 2021, 164 kades terpilih pada pilkades serentak Barito Kuala mengikuti bimbingan teknis (Bimtek) pra tugas.

Bimtek digelar di Hotel Aria Barito, Banjarmasin, dengan dua tahap. Pertama dilaksanakan pada 16 Juli diikuti kades dari sembilan kecamatan. Masing-masing Kecamatan Tabunganen, Tamban, Mekarsari, Kuripan, Tabukan, Bakumpai, Cerbon, Rantai Badauh dan Barambai.

Untuk tahap dua berlangsung 17 Juli 2021, diikuti oleh kades dari delapan kecamatan, masing-masing Kecamatan Anjir Pasar, Anjir Muara, Alalak, Mandastana, Jejangkit, Wanaraya, Marabahan dan Belawang.

Diungkapkan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Barito Kuala, Mochammad Aziz, pelatihan pra tugas bagi kepala desa diatur dalam Permendagri 82 / 2015 tentang pengangkatan dan pemberhentian Kades.

Baca juga: Dinas Pendidikan Kabupaten HST Imbau Siswa Gunakan Wifi Kantor Desa dan Kecamatan

Baca juga: VIDEO Wisata Kalsel, Alam Pedesaan Asri di Sungai Biuku Kota Banjarmasin

Baca juga: Gelar Operasi Yustisi Prokes di Dua Desa Tabalong, Petugas Gabungan Temukan Dua Pelanggar

"Iya, kita laksanakan bimtek sesuai bunyi pasal 6, Permendagri 82/2015," ucapnya. Sabtu (17/72021).

Dalam kesempatan membuka bimtek, Wakil Bupati Barito Kuala, H Rahmadian Noor menyampaikan, pihaknya menekankan pada kades yang terpilih untuk mengerti dan paham tentang regulasi pengelolaan dana desa.

"Kita tekankan itu, bagaimana cara menggunakan dan cara mencari, karena ini adalah kunci supaya aman dan terhindar dari persoalan-persoalan hukum," terangnya.

Pun jika terjadi penyimpangan dana desa, lanjut Rahmadi, maka akan diproses dengan peraturan atau regulasi yang ada.

Ia pun berharap, melalui bimtek ini kades terpilih mampu menjalankan tugas dengan baik, penuh dedikasi dan loyalitas. Sehingga program pembangunan berjalan baik dan tentunya akan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Di samping itu wabup juga menyampaikan, di 2021 ini di Batola sudah tidak ada lagi desa dengan kategori desa sangat tertinggal, sesuai data menurut indeks desa membangun.

"Kita sekarang cuman ada tiga desa kategori desa tertinggal.diupayakan di sisa jabatan kami bersama Bupati Hj Noormiliyani bisa diminimalkanblagi lagi," pungkasnya. (Banjarmasinpost.co.id/MuhammadTabri)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved