Breaking News:

Berita Tanahbumbu

Cuaca Lebih Dingin dan Gelap, Kepala BPBD Tanbu Sebut Fenomena Aphelion

Fenomena Aphelion yang belakangan ini dirasakan masyarakat Tanahbumbu terasa dingin dan gelap akan berlangsung hingga Agustus

Penulis: Man Hidayat | Editor: Eka Dinayanti
kiriman kepala BPBD Tanbu
Fenomena Aphelion, Bumi Lebih Jauh Dari Matahari 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN - Beberapa hari belakangan hingga Sabtu (17/7/2021), cuaca kurang mendukung, mendung dan sering hujan.

Cuaca cerah hanya sebentar dan setelahnya mendung dan hujan lagi.

Fenomena ini sudah beberapa hari terjadi dan dialami masyarakat Tanahbumbu (Tanbu).

Menanggapi tersebut, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tanbu, Eryanto Rais, menyebutkan fenomena tersebut adalah Fenomena Aphelion.

Baca juga: Update Covid-19 Tanahbumbu: Tambahan 22 Positif, Total 3.210 Kasus

Baca juga: Camat Sungai Loban Tanahbumbu Selalu Evaluasi Desa Terkait Penerapan PPKM

Fenomena ini terjadi dimana letak Bumi akan sangat jauh dari Matahari sehingga menimbulkan cuaca sedikit gelap dan sering hujan.

"Kita tidak bisa melihat fenomena tersebut, tetapi kita bisa merasakan dampaknya. Ini akan berlangsung sampai bulan Agustus," sebutnya.

Bahkan, dia menyebutkan fenomena itu akan mengalami cuaca yang dingin melebihi cuaca dingin sebelumnya, yang akan berdampak meriang, flu, batuk sesak nafas dan lainnya.

Sebab itu, dia mengajak semua masyarakat tingkatkan imun dengan banyak-banyak meminum vitamin atau suplemen agar imun kuat.

Jarak bumi ke matahari perjalanan 5 menit cahaya atau 90.000.000 km.

Baca juga: Pencurian di Kalsel, Uangnya untuk Mabuk-mabukan, Syahriansyah Rampas Hp Seorang Bocah di Tanbu

Baca juga: Narkoba Kalsel, Warga Banjarmasin Tertangkap Miliki Sabu di Satu Rumah di HST

Fenomena aphelion menjadi 152.000.000 km, 66 persen lebih jauh dari keadaan normal.

"Jadi hawa lebih dingin, dampaknya ke badan kurang enak karena tidak terbiasa dengan suhu ini. Semoga kita semua selalu ada dalam lindunganNYA, Aamiin," kata Eryanto Rais.

Sementara itu, warga yang merasakan cuaca belakangan ini lebih berbeda mengakui kondisi dingin lebih tinggi.

"Pantas saja cuaca belakangan ini dingin dan cahaya matahari kurang. Cucian juga tidak kering-kering. Semoga cepat kembali normal," kata Rahman warga Batulicin.

(banjarmasinpost.co.id/man hidayat)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved