Breaking News:

Berita Banjarbaru

Kepala Dinkes Kota Banjarbaru Minta Warga yang Belum Divaksin Agar Daftar di Puskesmas

Stok vaksin terbatas, Kadinkes Banjarbaru minta warga yang belum kebagian mendapatkan supaya segera mendaftarkan diri terlebih dulu di puskesmas.

Penulis: Siti Bulkis | Editor: Alpri Widianjono
banjarmasinpost.co.id/siti bulkis
Wali Kota HM Aditya Mufti Arifin meninjau vaksinasi massal di Gedung Bina Satria, Jalan Pangeran Antasari, Kelurahan Loktabat Utara, Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Sabtu (17/7/2021). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Gelaran vaksinasi massal di Gedung Bina Satria, Jalan Pangeran Antasari,  Kelurahan Loktabat Utara, Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, diserbu warga, Sabtu (17/7/2021).

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Banjarbaru, Rizana Mirza, mengatakan, 1.000 dosis telah terpenuhi. Termasuk diberikan kepada anggota Paskibraka yang sedang mempersiapkan diri untuk bertugas pada 17 Agustus nanti. 

"Alhamdulillah, dari sepuluh puskesmas di Kota Banjarbaru, terpenuhi mencapai 1.000. Per puskesmas dialokasikan untuk 100 peserta," bebernya. 

Vaksin yang didapat, sambung Rizana, cukup terbatas. Kepada warga yang belum kebagian mendapatkan, diharapkan segera mendaftarkan diri terlebih dulu ke puskesmas. 

Baca juga: Update Covid-19 Kalsel: Meninggal 6, Sembuh 88, Positif 645 Kasus

Baca juga: VIDEO Vaksinasi Massal Warga Banjarbaru, Wali Kota Sebut 72.930 Warga Telah Tervaksin

Ditambahkan Rizana, penerimaan jatah vaksin untuk Kota Banjarbaru, terakhir pada Juni 2021. Sedangkan untuk vaksin yang ada, untuk dosis kedua. Itu pun sudah ada jatahnya di puskesmas-puskesmas. 

Untuk dosis kedua, Dinas Kesehatan Banjarbaru mendapatkan 11.000. Rinciannya, 6.000 vaksin dibagikan termasuk untuk kegiatan vaksin hari ini. Sisanya, 5.000 vaksin, untuk dosis kedua. 

"Semoga dalam kurun waktu setengah bulan kedepan, jatah vaksin segera datang. Insya Allah diprioritaskan untuk lansia," imbuhnya. 

Terkait permintaan vaksin ke pemerintah pusat, Rizana menjawab, Pemerintah Kota Banjarbaru telah mengalokasikannya. Sekarang, hanya bisa menunggu.

Baca juga: Partai Ummat Kalsel Salurkan Bantuan untuk Santri Ponpes Al Falah Banjarbaru

Baca juga: Seleksi CPNS Kalsel, Formasi CPNS Banjarbaru Ini Masih Belum Ada Pelamar

"Kini, vaksin dialokasikan untuk Pulau Jawa dan Bali. Sebab di sana kasusnya tinggi, sehingga untuk masyarakat mohon bersabar," pintanya. 

(Banjarmasinpost.co.ud/Siti Bulkis)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved