Breaking News:

Berita Tapin

Permintaan Hewan Kurban di Kabupaten Tapin Menurun Sejak Pandemi Covid-19

Penjual sapi kurban Idul Adha 1442 H di Kabupaten Tapin sebut sejak pandemi pada awal 2020 sampai Juli 2021 permintaan berkurang hingga 50 persen.

Penulis: Stanislaus Sene | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/ISTI ROHAYANTI
Dokter hewan, Ayu Asrinandi, memeriksa kondisi kesehatan sapi yang akan menjadi hewan kurban, di Desa Bungin, Kecamatan Paringin Selatan, Kabupaten Balangan, Provinsi Kalimantan Selatan, Rabu (14/7/2021). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Permintaan hewan kurban menjelang Hari Raya Idul Adha 1442 H di Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan, disebut mengalami penurunan.

Hal ini sebagaimana diungkapkan seorang penjual sapi untuk hewan kurban, Fadhil (25), kepada Banjarmasinpost.co.id. 

“Pada 2019 masih ramai. Sejak pandemi pada awal 2020 sampai Juli 2021, permintaan berkurang hingga 50 persen,” ujarnya, Sabtu (17/7/2021).

Terpisah, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Tapin Wagimin, juga tentang kondisi tersebut. 

“Dua tahun di masa pandemi ini grafiknya turun untuk permintaan hewan kurban. Pada 2019 permintaan sekitar 680 ekor, kemudian pada 2020 ada 490 ekor dan 2021 sekitar 462 ekor,” rincinya, seraya menambahkan kalau ketersediaan sangatlah cukup. 

Baca juga: Jelang Hari Raya Idul Adha, Harga dan Ketersedian Bahan Pokok di Tapin Aman

Baca juga: Pastikan Ketersediaan Hewan Kurban di Tapin Mencukupi, Kini Dinas Pertanian Bentuk Tim Khusus

Menurunnya permintaan hewan kurban ini, menurut dia, selain masyarakat, juga karena daya beli perusahaan kut menurun. 

"Biasanya jelang dari Hari Raya Idul Adha, perusahan-perusahaan seperti tambang batu bara, perkebunan kelpa sawit dan lainya, membeli hewan kurban untuk dibagikan kepada masyarakat dengan jumlah yang sangat banyak," jelasnya. 

Harga hewan kurban sapi di Kabupaten Tapin saat ini berkisar Rp 13 juta hingga Rp 18 juta per ekor sapi. 

Sebelumnya, Dinas Pertanian Kabupaten Tapin sudah melakukan pemantauan dan pemeriksaan kesehatan hewan kurban agar layak dikonsumsi masyarakat. 

Kurang lebih ada 28 petugas yang diturunkan ke 12 kecamatan di Kabupaten Tapin untuk memeriksa kesehatan calon hewan kurban.

Baca juga: Vaksinasi Massal Tahan Kedua Digelar Polres Tapin, Peserta Capai Ratusan orang

Baca juga: Bantu Masyarakat Terdampak Covid-19, Kapolres Tapin Lepas Pembagian Bantuan Sosial

Setelah itu, dari hari pertama sampai ke tiga, mereka diterjunkan ke tempat penyembelihan untuk memastikan lagi kesehatan hewan-hewan kurban tersebut.

(Banjarmasinpost.co.id/Stanislaus Sene)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved