Breaking News:

Wisata Pulau Curiak Batola

Wisata Kalsel - Pulau Curiak Batola, Awalnya Pulau Kecil Tak Terurus Kini Namanya Mulai Mendunia

Dinamakan Pulau Curiak, menurut warga sekitar dulunya kawasan ini memang menjadi habitat burung curiak

Penulis: Muhammad Tabri | Editor: Eka Dinayanti
banjarmasinpost.co.id/Muhammad Tabri
Camp Tim Roberts, gerbang memasuki Pulau Curiak, pusat restorasi angrove hutan rambai 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARABAHAN - Pulau Curiak merupakan pulau kecil yang berada di kawasan delta Sungai Barito. Tepatnya di Kecamatan Anjir Muara, Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan.

Dinamakan Pulau Curiak, menurut warga sekitar dulunya kawasan ini memang menjadi habitat burung curiak, sehingga penamaan tersebut merekat pada daratan yang berada tak jauh dari Jembatan Barito ini.

Pulau Curiak sendiri awalnya hanya sebuah pulau kecil yang tidak terurus.

Luasnya hanya 2,7 hektare, namun semenjak dilakukan penanaman mangrove rambai, kini luasan pulaunya pun mencapai 3,9 hektare.

Baca juga: Wisata Kalsel, Traveling Ke Savananya Afrika di Bukit Batu Banjar, Pemandangan Elok nan Indah

Baca juga: Wisata Kalteng, Taman Kota Kasongan, Mantan Bupati Katingan Sebut Pengelolaannya Belum Optimal

kawasan Pulau Curiak telah dijadikan Stasiun Riset Bekantan oleh Yayasan Sahabat Bekantan Indonesia (SBI) pada Juni 2018.

Dan sekarang pulau ini cukup mendunia namanya di mata wisatawan minat khusus.

Seperti melakukan pengamatan maupun penelitian tertentu.

Kawasan Pulau Curiak sendiri menjadi bagian satu kesatuan yang terintegrasi dengan beberapa spot di sekitarnya, sebut saja Desa Wisata Muara Kanoko, pasar terapung ikan dan kearifan lokal masyarakat nelayan setempat.

(Banjarmasinpost.co.id/MuhammadTabri)

--

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved