Breaking News:

Wabah Corona

BPOM Temukan 4 Pelanggaran, Bos Pabrik Ivermectin Setuju Setop Produksi & Tarik Ivermax12 di Pasaran

PT Harsen Laboratories, pabrik obat Ivermectin malah kena sanksi Badan Pengawas Obat dan Makanan ( BPOM) RI. Produksi Ivermax12 disetop

Editor: Anjar Wulandari
halodoc.com
Ilustrasi Ivermectin.BPOM Temukan 4 Pelanggaran, Bos Pabrik Ivermectin Setuju Setop Produksi & Tarik Ivermax12 di Pasaran 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA -Di tengah pro dan kontra Ivermectin sebagai obat covid-19, PT Harsen Laboratories, pabrik obat Ivermectin malah kena sanksi Badan Pengawas Obat dan Makanan ( BPOM) RI.

Perusahaan itu diminta menghentikan sementara kegiatan produksi Ivermax12. Perusahaan juga diminta menarik kembali produk Ivermax12 dari pasaran.

Sanksi itu sebagai buntut dari temuan BPOM terkait sejumlah pelanggaran terkait produksi bahkan promosi obat Ivermectin PT Harsen Laboratories dengan merk dagang Ivermax 12. Setidaknya ada 4 pelanggaran yang dilakukan perusahaan itu.

Presiden Direktur PT Harsen Laboratories Haryoseno pun meminta maaf kepada BPOM terkait inspeksi fasilitas perusahaan dalam produksi dan distribusi Ivermectin.

Pihaknya juga bersepakat untuk menarik kembali Ivermectin dari pasaran. Selain itu sepakat terkait perintah untuk menghentikan sementara produksi obat ivermectin yang diklaim sebagai obat Covid-19 itu.

Baca juga: NIAT Puasa Arafah Senin 19 Juli 2021 Jelang Idul Adha 2021, Ini Hukum dan Keutamaannya

Baca juga: BPOM: Ivermectin Diizinkan Jadi Obat Terapi Covid-19 dalam Keadaan Darurat

"Atas temuan dan sanksi BPOM RI kepada PT Harsen Laboratories tersebut, kami telah melakukan penghentian sementara terhadap kegiatan fasilitas produksi Ivermax12 dan secepatnya melakukan penarikan kembali produk Ivermax12," kata Haryoseno dalam keterangannya, Minggu (18/7/2021).

Seperti diberitakan Tribunnews.com dengan judul Ditegur BPOM, PT Harsen Laboratories Hentikan Produksi dan Tarik Ivermax12 Dari Pasaran.

Selain itu, Haryoseno menyatakan pihaknya telah membuat CAPA (Corrective Action Preventive Action).

Perseroan akan segera menyelesaikan masalah yang ditemukan oleh BPOM RI seceparnya.

"Kami akan menyelesaikan secara tuntas temuan tersebut serta secepatnya melaporkannya kepada Badan POM RI," katanya.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved