Breaking News:

Berita Banjarmasin

Satgas Covid-19 Izinkan PTM di Banjarmasin Dilanjutkan, ini Syaratnya

Satgas Covid-19 Banjarmasin kembali memberikan rekomendasi, agar PTM tetap dilaksanakan dengan syarat sekolah berada di zona risiko aman

Penulis: Muhammad Rahmadi | Editor: Eka Dinayanti
Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Rahmadi
Suasana ruang kelas pada hari pertama PTM terbatas di SDN Sungai Jingah 1 Banjarmasin. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Dinas Pendidikan bersama Satgas Penanganan Covid-19 Banjarmasin, Sabtu (17/7/2021) malam melaksanakan rapat evaluasi pembelajaran tatap muka (PTM).

Hasilnya Satgas Penanganan Covid-19 Banjarmasin kembali memberikan rekomendasi, agar PTM tetap dilaksanakan.

Mengingat kasus positif covid-19 selama PTM dinilai sangat sedikit, dan tidak terbukti menimbulkan klaster sekolah.

Ada dua guru dan satu siswa, tetapi mereka terinfeksi dari kluster keluarga, bukan di sekolah.

Baca juga: PTM di Banjarmasin Berjalan Sepekan, Disdik dan Tim Satgas Penanganan Covid-19 Lakukan Evaluasi

Baca juga: Siswa dan Guru Diduga Terpapar Covid-19, PTM di SDN Pengambangan 8 Dihentikan

Kemudian juga mengingat besarnya antusiasme orangtua terhadap PTM.

"Orangtua siswa SD yang setuju sebesar 84,42 persen, sementara SMP 95,53 persen," kata Totok Agus Daryanto, Minggu (18/7/2021) pagi.

Adapun syarat sekolah yang diizinkan melanjutkan PTM di antaranya berada di zona risiko aman (hijau dan kuning), memperketat prokes dengan pengawasan satgas covid-19 satuan pendidikan.

Kemudian jumlah guru yang mengajar tidak kurang dari 80 persen sudah mendapatkan vaksin.

Baca juga: Pelajar Palangkaraya Antusias Ikuti Vaksinasi Cegah Penyebaran Covid-19

Baca juga: Musim Panen, Petani di Tinggiran Darat Batola Kesulitan Akses Jembatan Bawa Combine

Sekolah harus memfasilitasi vaksinasi siswa berumur di atas 12 tahun, serta mengedukasi warga atau orangtua dalam penerapan prokes.

Selain itu juga dalam evaluasi PTM itu pihaknya jelas Totok mendata, adanya penambahan sekolah yang bakal melakukan penundaan sementara PTM.

"Ada penambahan karena zona oranye bertambah, sekarang masih didata menyesuaikan update terbaru dari dinkes," jelas Totok.

(Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Rahmadi)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved