Breaking News:

Berita Kabupaten Banjar

Desa Pingaran Ilir Kabupaten Banjar Menuju Sentra Kuliner Jengkol dan Briket Batok Kelapa

Desa Pingaran Ilir, Kecamatan Astambul, Kabupaten Banjar, Kalsel, melimpah produk jengkol atau jaring dan arang batok kelapa untuk masak jengkol.

Penulis: Mukhtar Wahid | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/MUKHTAR WAHID
Ahmad Zaini, Kepala Desa Pingaran Ilir, Kecamatan Astambul, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Hasil Briket arang dari bahan Batok Kelapa yang merupakan limbah produk olahan makanan jengkol atau jaring, sepertinya bakal menjadi alternatif bahan bakar.

Selama ini, pelaku usaha mikro kecil di Desa Pingaran Ilir, Kecamatan Astambul, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) , bergantung kepada kiriman kayu karet sebagai bahan bakar memasak produk makanan olahan jengkol.

Batok kelapa sangat mudah diperoleh di Desa Pingaran Ilir karena merupakan limbah dari sisa pembuatan santan untuk bahan makanan campuran jengkol atau jaring rebus dan sebagian untuk minyak goreng.

Kepala Desa Pingaran Ilir, Ahmad Zaini, Minggu (18/7/2021), mengungkapkan, selama ini Batok Kelapa dijual warganya keluar desa. Dalam sepekan, bisa mencapai dua ton dikirim ke Pulau Jawa.

Baca juga: Arang Briket Batok Kelapa Alternatif Bahan Bakar Warga Astambul

Ia pun berharap Pemkab Banjar memfasilitasi warga desanya membuat industri Briket arang dari Batok Kelapa skala mikro sebagai lapangan pekerjaan. 

Pemerintah Desa Pingaran Ilir, siap membuat regulasi dan memudahkan perizinan bagi warganya yang ingin membuat industri kecil Briket arang dari Batok Kelapa

"Insya Allah siap Pemerintah Desa membuat regulasinya. Batok Kelapa ini satu pekan dikirim  2 ton selama dua tahun ini," katanya. 

Jika dapat memproduksi Batok Kelapa menjadi bahan Briket arang, tentunya akan dapat meningkatkan pendapatan warga dan kesejahteraan masyarakat.

Baca juga: Ruang Isolasi Covid-19 RSUD Ratu Zalecha Dikabarkan Penuh, Begini Penjelasannya

Baca juga: Buaya Muara Ditemukan di Aluhaluh Kalsel, Kapolsek Imbau Warga untuk Berhati-hati

Mengenai pelaku usaha pengolahan makanan jengkol atau jaring di Desa Pingaran Ilir, terdapat  di lingkungan RT 5, RT 6 dan RT 7 di setiap rumah warga.

"Desa Pingaran Ilir, memang sentra pembuatan jengkol atau jaring sejak tahun 1980  sejak nenek saya. Saya ingin Desa Pingaran Ilir menjadi Desa Wisata Kuliner," katanya.

(Banjarmasinpost.co.id/Mukhtar Wahid)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved