Breaking News:

Wabah Corona di Kalsel

Lonjakan Covid-19 Dibahas Bupati Banjar Saidi Mansyur, Prokes Akan Digencarkan

Bupati Banjar aidi Mansyur minta jajarannya gencarkan prokes untuk tekan kasus Covid-19. Pada 14 Juli 2021 sebanyak 132 kasus, 18 Juli jadi 312 kasus.

Penulis: Mukhtar Wahid | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/MUKHTAR WAHID
Ruangan Arraudah di RSUD Ratu Zalecha di Kota Martapura disiapkan menjadi ruangan isolasi Covid-19 jika terjadi lonjakan kasus terkonfirmasi positif di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Senin (19/7/2021). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Peningkatan kasus penderita Covid-19 di Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), menjadi perhatian Bupati H Saidi Mansyur. 

Itu terungkap dalam rapat koordinasi mingguan bersama pejabat di Kantor Dispersip Kabupaten Banjar, Kota Martapura, Provinsi Kalimantan Selatan, Senin (19/7/2021).

Bupati Banjar H Saidi Mansyur yang juga Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, mengatakan , perlunya menggencarkan imbauan penerapan protokol kesehatan (prokes) untuk menekan peningkatan kasus.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar, Diauddin, mengatakan, ruangan isolasi Covid-19 di RSUD Ratu Zalecha masih memungkinkan merawat pasien. Disiapkan 60 tempat tidur. 

"Sekarang sudah dibuka 20 tempat tidur. Jadi, masih punya cadangan 40 tempat tidur lagi. Malah bisa ditambah sampai 80, dengan tenda lapangan kalau memang diperlukan," rincinya.

Baca juga: Update Covid-19 Tanahbumbu: 2 Meninggal, Positif Tambah 1, Sembuh 16 Pasien

Baca juga: Lima Guru di SMPN 2 Alalak Terpapar Covid-19, PTM di Kabupaten Batola Tetap Berlanjut

Wakil Direktur RSUD Ratu Zalecha, Eka Listyrini , mengaku sudah berkoordinasi dengan BPBD untuk keperluan tenda. Serta, berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan untuk penambahan tenaga medis.

Ia mengaku tidak begitu khawatir dengan lonjakan kasus pasien yang dirawat di RSUD Ratu Zalecha Martapura.

Itu karena sudah dilakukan evaluasi dan monitoring serta kesiapan logistik dan tenaga medis di internalnya dan Ruangan Arraudah dua lantai disiapkan.

Kendati antisipasi sudah dilakukan, Eka Listyrini tetap berharap penerapan PPKM mikro bisa ber andil besar untuk mencegah terjadi lonjakan. 

Artinya, jika PPKM mikro mampu mencegah warga yang terpapar Covid-19 melakukan isolasi mandiri dan tidak berkeliaran, akan sangat membantu. "Jangan sampai orang yang tidak bergejala, berkeliaran," harapnya.

Baca juga: Pasien Covid-19 Meningkat, Sejumlah Rumah Sakit di Palangkaraya Tambah Tempat Tidur

Baca juga: Pramugari Citilink Bongkar Penyamaran Penumpang Reaktif Covid-19, Curiga Lihat Cadar Menjuntai

Angka penderita Covid-19 di Kabupaten Banjar, pantauan Banjarmasinpost.co.id di website banjarkab.go.id, terkonfirmasi positif pada 14 Juli 2021 sebanyak 132 kasus. Kemudian pada 18 Juli 2021 menjadi 312 kasus.

Angka kasus meninggal dunia sebelumnya 95, naik dua kasus sehingga totalnya menjadi 97 kasus.

(Banjarmasinpost.co.id/Mukhtar Wahid)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved